Ledakan Bom di Surabaya

Jokowi: Pengobatan Korban Ledakan Bom di Surabaya Ditanggung Negara

Kita berdoa kepada korban yang meninggal dunia, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT

Jokowi: Pengobatan Korban Ledakan Bom di Surabaya Ditanggung Negara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISTIMEWA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju lokasi ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno, Minggu (13/5/2018) sore.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Presiden Joko Widodo menyatakan negara akan menanggung

Semua biaya pengobatan korban ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur ditanggung Negara. Pernyataan itu disampaikan langsung Presiden Joko Widodo, Minggu (13/5/2018)

"Untuk korban luka, agar diberi kesembuhan, dan negara menjamin biayanya," kata Jokowi, di Surabaya, Jawa Timur, seperti dikutip dari Kompas TV, Minggu.

Seperti diketahui, sampai pukul 12.30 tadi, polisi menyebutkan 41 orang terluka akibat aksi bom bunuh diri ini. Sementara korban tewas sebanyak 10 orang.

(Baca: Maju DPR RI, Adrianus Asia Sidot Beberkan Kesiapan Dirinya untuk Bertarung di Pileg 2019 )

Jokowi juga mendoakan para korban meninggal dalam kejadian ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Kita berdoa kepada korban yang meninggal dunia, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Jokowi.

Sebelumnya, ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya, yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi Sebut Biaya Pengobatan Korban Bom Surabaya Ditanggung Negara

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved