Polresta Pontianak‎ Gerebek Lokasi Produksi Arak di Ambawang, Pemiliknya Ditangkap!

Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Kapuas 2018, Polresta Pontianak menggerebek tempat produksi minuman keras

Polresta Pontianak‎ Gerebek Lokasi Produksi Arak di Ambawang, Pemiliknya Ditangkap!
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Anggota Polresta Pontianak saat mengrebek lokasi pabrik pembuatan Miras Arak di dusun lIntang Batang Sui Ambawang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Kapuas 2018, Polresta Pontianak menggerebek tempat produksi minuman keras (Miras) tradisional yakni arak putih di dusun lIntang Batang Kecamatan Ambawang pada Jumat (11/5/2018).

Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto ‎menuturkan dalam penggerebekan tersebut satu orang yang diduga kuat pemilik beserta sejumlah barang bukti perlengkapan pembuatan miras berhasil diamankan oleh anggota jajarannya.

"Yang berhasil di sita yakni sekitar 60 liter arak putih yang sudah jadi, tapi yang sudah di persiapkan yakni sekitar 19 drum warna biru yang di perkirakan lebih dari 1000 liter, karena satu drum bisa menghasilkan ratusan liter,"ujar Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto pada Sabtu (12/5/2018).

Dan untuk miras yang belum jadi, langsung ditumpahkan di lokasi pengerebukan, selain itu juga di sita juga yakni perlengkapan pembuatan miras seperti tungku, tabung gas, sulingan, jerigen dan ragi .

Baca: Yuk Intip Lapas High Risk Nusakambangan Rumah Baru Bagi 145 Napi dari Mako Brimob

"Untuk warga yang diamankan yakni berinisial YY yang berusia sekitar 50 tahun warga ll Trans Kalimantan Dusun Simpan kiri Desa Korek Sungai Ambawang Kabubpaten Kubu Raya,"katanya.

Dan kemudian pada kesempatan yang sama, Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto menuturkan pengrebekan tempat produksi miras tradisional jenis arak ini bermula anggota lidik Satres Narkoba Polresta Pontianak mendapatkan informasi adanya tempat produksi miras tersebut.

"Mendapatkan informasi tersebut, saya perintahkan kepada Kabag Ops di dukung Kasat Resnarkoba dan Kasat Sabhara bersama anggota untuk melakukan pengrebekan. Untuk hasil tangkapan ini, saya juga minta kepada Kasat terkait untuk di lakukan penyidikan hingga tuntas hingga di limpahkan ke JPU kejaksaan,"katannya.

Pada kesempatan yang sama, mantan Kapolres Landak ini juga menuturkan dalam operasi pekat Kapuas 2018 jelang bulan suci ramadhan dan cipta kondisi dalam rangka Pilkada serentak ini, pihaknya senantiasa melakukan patroli kamtibmas.

Baca: Dewi Perssik Merasa Dilecehkan karena Suaminya Bercanda Pakai Kata Sayur

"Bukan hanya miras ini aja, tapi untuk tindak pidana yang menjadi atensi juga kita tingkatkan pengawasannya, untuk ciptakan kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Pontianak,"tegasnya.

Sementara YY saat di konfirmasi mengakui dirinya telah memproduksi miras tradisional ini sudah empat bulan yang di jualnya harga yang menyesuaikan ukuran.

"Untuk kantong ukuran sedang itu sekitar Rp 30 ribu lebih, dalam satu hari dirinya bisa memproduksi sekitar 20 liter arak,"katanya saat di konfirmasi Tribun Pontianak.

Bukan hanya itu, YY juga menuturkan di hadapan sejumlah wartawan dan dihadapan penyidik Satres Narkoba, untuk kadar alkohol yang di produksinya ini sekitar 33 persen‎.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved