Jadi Cara Terbaik untuk Ide dan Gagasan, Agus Apresiasi Karya Siswa Peserta Lomba

Satu dari alasannya adalah karena karya adalah cara terbaik mengkomunikasikan ide, termasuk karya ilmiah.

Jadi Cara Terbaik untuk Ide dan Gagasan, Agus Apresiasi Karya Siswa Peserta Lomba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Ketua HMTI FT Untan, Agus Saputra (23), ditemui dalam agenda Lomba  Kreativitas dan Inovasi 2018, Sabtu (12/05/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ada satu alasan kenapa sebuah ide besar harus direalisasikan. Satu dari alasannya adalah karena karya adalah cara terbaik mengkomunikasikan ide, termasuk karya ilmiah.

"Karya ilmiah itu bisa juga dipandang sebagai cara seseorang mengkomunikasikan buah pikirannya secara ilmiah. Baik dalam bentuk karya tulis, ataupun purwarupa," nilai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) FT Untan, Agus Saputra (23), Sabtu (12/05/2018).

Sebagai hasil olah pikir manusia, karya pun sejatinya harus mendapatkan penghargaan yang layak. Kompetisi, jadi satu di antara cara proper mencapai hal tersebut.

Hal ini pulalah yang menurut mahasiswa semester 10 prodi Teknik Industri FT Untan itu menjadi alasan pihaknya menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi 2018.

Baca: Berdiri 2016 Silam, HMTI Konsen Kembangkan Aspek Kompetensi Keilmuan

Lewat event ini, berbagai karya terbaik dari para pelajar se Kalbar bisa saling dipertemukan untuk kemudian berebut predikat terbaik.

Selain itu, event inipun disebutnya akan jadi sarana bagus fasilitasi siswa kembangkan bakat dan minatnya di bidang teknologi. Khususnya teknologi digital, yang menjadi tema bahasan utama event kali ini.

"Kompetisi ini sebenarnya kami siapkan hanya sampai desain saja. Tapi ternyay banyak siswa yang bahkan sampai tahap prototipe, dan itu luar biasa sekali," lanjutnya.

Iapun mengapresiasi karya-karya inovatif para siswa sekolah menengah atas yang berpartisipasi di event ini. Karya-karya itu, katanya, membuktikan bakat Kalbar tak kalah soal kreativitas dan inovasi di bidang teknologi.

"Mudah-mudahan nanti bisa kami buat dalam skala lebih besar. Kalau memungkinkan levelnya nasional, atau paling tidak tingkat regional Kalimantan," pungkasnya.

Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved