Pilwako Pontianak

Optimis Hanura Menang, Harry Tegaskan Pecat Kader 'Nakal'

Mengenai isu mahar, Harry pun menegaskan jika di Hanura tak ada mahar dan lebih mengedepankan figur dari para calon.

Optimis Hanura Menang, Harry Tegaskan Pecat Kader 'Nakal'
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Cawako Pontianak Harry Adryanto 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris DPD Partai Hanura Kalbar, Harry Adryanto menuturkan jika pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk pemenangan di Pemilu 2019.

"Langkahnya tentu meminta kepada kader untuk mempersiapkan diri, dan diharapkan pada kader yang mendaftarkan diri dicintai masyarakat karena itulah modalnya. Jangan menjadi kader yang panas-panas kuku, ketika pilkada baru sibuk jadi orang baik, ini juga harus diubah bahwa masyarakat membutuhkan figur yang sangat bisa dipercaya untuk membela masyarakat, kata Harry, Kamis (10/05/2018).

Baca: Rakernas di Riau, OSO : Pilkada Didukung Hanura Semua Daerah Menang

Persiapannya, lanjut Harry, adalah memang dalam waktu dekat partai sedang melakukan seleksi, interview, psikotest dan lain sebagainya sehingga Caleg dari Hanura baik tingkat manapun memiliki integritas serta bobot yang bisa diandalkan, terlebih menyangkut mengenai nama besar partai.

Mengenai isu mahar, Harry pun menegaskan jika di Hanura tak ada mahar dan lebih mengedepankan figur dari para calon.

Baca: Tangani Banjir dan Kemacetan Kota Pontianak, Ini Jawaban Harry Adryanto

"Tidak ada, tidak ada mahar, kita tetap mengedepankan figur. Persoalannya mengenai lain-lain belum ada intruksi dan saya yakin tidak ada karena Ketum kita memang sudah menegaskan jangan sampai ada oknum atau pengurus partai menggunakan partai untuk mendapatkan keuntungan pribadi," bebernya.

Artinya, kata dia, memang dalam beberapa pertemuan seperti Rakernas, Rapimnas dan lainnya Ketum Hanura, OSO dengan tegas meminta jangan ada kader Hanura yang korupsi.

Dan jangan sampai menggunakan wewenangan sebagai kader atau anggota dewan untuk bermain atau pekerjaan sampingan seperti proyek serta jangan ada kader yang membuat aturan untuk kepentingan kantong pribadi.

"Langsung dikeluarkan (kader korupsi, red), sudah ditegaskan dari Ketum juga," katanya.

Ia pun optimis jika Hanura akan menang karena telah dikenal dan disenangi oleh masyarakat

"Optimis, kita melihat animo masyarakat dan kepercayaan pada Partai di Pimpin OSO sangat tinggi, dilihat dari dikenalnya dan banyaknya masyarakat bergabung Hanura," pungkasnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved