Kapal Pengangkut Karet Bocor Perairan Laut Ketapang

Setelah mendapatkan informasi, anggota Pos TNI AL Kendawangan langsung bergerak cepat bersama personel dengan titik lokasi

Kapal Pengangkut Karet Bocor Perairan Laut Ketapang
ISTIMEWA
Kapal KLM Cahaya Muda yang mengangkut getah karet dari Kumai Kalteng tujuan Pontianak alami kebocoran di perairan laut Ketapang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Prajurit Pos TNI AL Kendawangan jajaran Lantamal XII Pontianak melakukan evakuasi Kapal yang mengalami kebocoran di perairan laut sebelah utara Pulau Cempedak, Selasa (8/5) kemarin.

Tim evakuasi dari Pos TNI AL yang di pimpin langsung oleh Letda Laut (P) Heri Widagdo melaksanakan evakuasi kapal yang di ketahui bernama KLM Cahaya Muda

Kepala Dinas Penerangan Lantamal XII Pontianak Mayor Laut (E) Irawan Tri Budiono menuturkan Pos TNI AL semula smenerima laporan masyarakat setempat adanya kapal pengangkut barang yang butuh bantuan yang di ketahui bKLM Cahaya Muda di Posisi Koordinat : 02 27' 31.32" S - 110 07' 25.58" T. atau sebelah utara Pulau Cempedak.

"Setelah mendapatkan informasi, anggota Pos TNI AL Kendawangan langsung bergerak cepat bersama personel dengan titik lokasi yang berjarak 12 Mil,"kata Irawan pada Rabu (9/5)

"Saat berada pada posisi Laka Laut, Danposal Letda Laut (P) Heri melakukan koordinasi dengan Syahbandar termasuk kepala desa Pulau Cempedak yang berjarak kurang lebih 200 meter dari lokasi KLM Cahaya Muda kandas dan langsung di laksanakan evakuasi terhadap ABK KLM Cahaya Muda di bantu masyarakat nelayan Pulau Cempedak," tambahnya.

Langkah selanjutnya kapal pada posisi Kandas karena kena karang terjadi kebocoran pada lambung kanan sedang dalam proses penambalan dengan di bantu warga nelayan Pulau Cempedak.

Selanjutnya barang-barang berharga termasuk elektronik di amankan dengan warga setempat dan di buatkan posko di kapal warga yang sandar.

(Baca: Videokan Polisi Pungli, Wakapolri: Langsung Saya Pecat )

Diketahui KLM Cahaya Muda dengan bobot GT : 51 bendera Indonesia di Nahkodai BAgus Hermansyah dengan di bantu ABK 3 orang dalam pelayaran dari Kumai menuju Pontianak ini dengan muatan karet mentah seberat 80.000 Kg dari Kumai Kalimantan tengah tujuan Pontianak Kalbar

Pada kesempatan yang sama Komandan Pos TNI AL Kendawangan memberikan imbauan kepada pengguna jalur laut khususnya yang melintas diperairan Kendawangan supaya memperhatikan kelengkapan alat-alat keselamatan yang harus ada diatas kapal dan sesuai dengan jumlah ABK kapal tersebut.

"Tak hanya itu, imbauan itu di minta kepada kapal juga untuk melengkapi peralatan navigasi yang terupdate sehingga diharapkan nakhoda segera mengetahui perubahan terkini jalur/track yang akan dilalui, lebih jeli dalam membaca pasang surut air laut disepanjang perjalanan karena faktor tersebut sangat berpengaruh pada keamanan pelayaran.,"kata Kadispen Lantamal XII Pontianak.

Informasi terakhir hingga berita ini di turunkan kapal pengangkut getah karet masih dalam proses perbaikan kebocoran.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved