Rutan Mako Brimob Rusuh

Ini Sejarah Korps Brimob, Pasukan Elit Polri yang Kini Markasnya Jadi Tempat Rusuh Teroris

beberapa tugas utamanya adalah penanganan terrorisme domestik, penanganan kerusuhan, penegakan hukum berisiko tinggi

Penulis: Rihard Nelson | Editor: Rihard Nelson
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sat Brimob Polda Kalbar menyelamatkan sandera dalam latihan simulasi yang digelar jajaran Polda Kalbar dan Kodam XII Tanjungpura menyambut pengamanan Pilkada Serentak Kalimantan Barat 2018 yang digelar di Jalan Rahadi Osman, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (3/2/2018) siang. Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono menyatakan siap bersama Kodam XII Tanjungpura menjaga keamanan penyelenggaran Pilkada Serentak. 

TRIBUNPONTIANAK, PONTIANAK - Korps Brigade Mobil atau sering disingkat Brimob adalah kesatuan operasi khusus yang bersifat paramiliter milik Kepolisian Negara Republik Indonesia.  Korps Brimob juga dikenal sebagai salah satu unit tertua yang ada di dalam organisasi Polri.

Seperti dikutip dari Wikipedia, beberapa tugas utamanya adalah penanganan terrorisme domestik, penanganan kerusuhan, penegakan hukum berisiko tinggi, pencarian dan penyelamatan (SAR), penyelamatan sandera, dan penjinakan bom (EOD).

Korps Brigade Mobil juga bersifat sebagai komponen besar didalam Polri yang dilatih untuk melaksanakan tugas-tugas anti-separatis dan anti-pemberontakan, seringkali bersamaan dengan operasi militer.

Baca: 6 Jenazah dari Mako Brimob Tiba di RS Polri dengan Pengawalan Ketat

Korps Brimob terdiri dari 2 (dua) cabang yaitu Gegana dan Pelopor.  

Gegana bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas operasi kepolisian khusus yang lebih spesifik seperti: Penjinakan Bomb (Bomb Disposal), Penanganan KBR (Kimia, Biologi, dan Radioaktif), Anti-Terror (Counter Terrorism), dan Inteligensi.

Sementara, Pelopor bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas operasi kepolisian khusus yang lebih luas dan bersifat Paramiliter seperti: Penanganan Kerusuhan/Huru-Hara (Riot control), Pencarian dan Penyelamatan (SAR), Pengamanan instalasi vital, dan operasi Gerilya serta pertempuran hutan terbatas. 

Baca: Lima Brimob dan Satu Tahanan Tewas, Polri Beberkan Kronologinya

Pada umumnya, kedua cabang ini sama-sama mempunyai kemampuan taktikal sebagai unit kepolisian khusus, diantaranya; kemampuan dalam tugas-tugas pembebasan sandera di area-area perkotaan (urban setting), Penggerebekan kepada kriminal bersenjata seperti terroris atau seperatis, dan operasi-operasi lainya yang mendukung kinerja kesatuan-kesatuan kepolisian umum.  

Setiap Polda di Indonesia mempunyai kesatuan Brimob masing-masing.

Brimob tergolong sebagai "Unit Taktis Polisi" (Police Tactical Unit - PTU) dan secara operasional bersifat kesatuan Senjata dan Taktik Khusus (SWAT) polisi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved