Dua Perwira Tinggi Polisi Berpeluang Cawapres Jokowi 2019, Ini Sosoknya

Kapolri tidak masuk karena tidak ikut di Dewan Masjid. Tidak ikut Chief de Mission Asian Games.

Instagram
Presiden Jokowi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA -  Jenderal (Purn) Budi Gunawan dan Komisaris Jenderal Syafruddin merupakan dua perwira tinggi Polri berpeluang menjadi calon wakil presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Sedangkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, disebut tak masuk bursa calon wakil presiden. Sebab, mantan Kapolda Metro Jaya itu lebih terfokus terhadap kerjanya di instansi penegak hukum tersebut.

(Baca: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pria Tebas Kepala Balita Hingga Tewas )

"Kapolri itu tidak kepingin menjadi cawapres. Jadi yang paling mungkin itu persaingan Budi Gunawan dan Syafruddin. Itu sudah ada pernyataan dari humas. Dia memang tidak mau," ujar Peneliti Strategis dan Intelijen, Surya Fermana, dalam sesi diskusi Maraknya Cawapres dari Polri di Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018) malam.

Surya mengungkapkan sejumlah alasan mengapa Budi Gunawan dan Syafruddin berpeluang menjadi pendamping Jokowi. Menurut dia, alasan pertama karena kedekatan dengan tokoh politik nasional.

"Yang mempunyai gejala maju dua orang itu. Wakapolri dan Kepala BIN. Dua-duanya kuat. Budi Gunawan dekat dengan PDI P. Syafruddin dekat dengan Jusuf Kalla. Dua-duanya dekat dengan tokoh politik," kata dia.

(Baca: Dikira Anak Kucing, Setelah Kardus Dibuka Ternyata Bayi, Tonton Videonya )

Sementara itu, alasan kedua karena keterlibatan Budi Gunawan dan Syafruddin di dalam kegiatan pemerintah. Seperti diketahui, mereka sama-sama terlibat di dalam Dewan Masjid.

Pada bulan Januari 2018, Budi Gunawan dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Majelis Pakar Dewan Masjid Indonesia pada masa bakti 2017-2022. Sedangkan, Syafruddin menempati posisi sebagai Wakil Ketua Umum.

Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Komjen Pol Budi Gunawan mengucapkan sumpah jabatan pada acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016). Budi Gunawan dilantik menjadi kepala BIN menggantikan Sutiyoso
Pol Budi Gunawan

Tak hanya itu, Syafruddin bahkan juga ditunjuk sebagai Chief de Mission (cdM) atau Ketua Kontingen Indonesia pada Asian Games 2018. Asian Games merupakan multievent cabang olahraga antara negara di benua Asia.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved