beberapa Tahun Kedepan Kayong Utara Akan Hadapi Bonus Demografi

Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menyebut, dalam beberapa tahun kedepan Kayong Utara akan menghadapi fenomena bonus demografi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid dan Idrus berfoto bersama sejumlah anggota DPRD Kayong Utara di Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Senin (7/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menyebut, dalam beberapa tahun kedepan Kayong Utara akan menghadapi fenomena bonus demografi.

Angkatan kerja produktif berusia 25 tahun ke atas akan jauh lebih banyak.

Oleh sebab itu, dia memandang pendidikan harus menjadi program prioritas pemerintah daerah untuk membangun SDM masyarakat.

"Kalau tidak disiapkan dari sekarang, ini akan menjadi boomerang," katanya di Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Senin (7/5/2018).

Baca: Komisi III DPR RI dan Kemenkum Ham Kalbar Lakukan Rapat Kerja Bersama

Hal ini disebutnya sebagai satu alasan mengapa dia kemudian mencetuskan program pendidikan gratis dengan membiayai pendidikan sarjana putra-putri daerah di sejumlah perguruan tinggi di Pulau Jawa.

Di sisi lain, menurut dia angka kemiskinan Kayong Utara juga terhitung masih cukup tinggi, yakni 9 persen.

"Hanya turun sedikit dari 14 persen ke 9 persen, padahal ini sudah kita berikan pendidikan gratis," paparnya.

Dia menambahkan, dari hasil peneilitian, ternyata sebanyak 60 persen angkatan kerja penduduk Kayong Utara adalah mereka yang menempuh pendidikan sampai di tingkat SD saja.

Baca: Pohon Tumbang di Jalan Ayani Timpa Sepeda Motor

Dengan demikian, walau sudah bekerja, penghasilan yang mereka terima pun masih rendah, karena umumnya hanya bekerja sebagai buruh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved