Pilgub Kalbar

Ini Solusi Dari Paslon Gubernur Kalbar Nomor Urut 2 Untuk Menangani Karhutla di Kalbar

Dilevel nasional, bencana lingkungan ini menjadi prioritas pemerintah untuk ditangani agar tidak berubah menjadi bencana kemanusiaan.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) adalah salah satu bentuk bencana lingkungan yang selalu terjadi dan belum mampu dikendalikan dengan baik di Kalimantan Barat.

Disatu sisi, bencana ini berkaitan dengan lemahnya penegakan hukum lingkungan kepada para pembakar dan pemilik lahan yang terbakar, disisi lain, bencana ini berkaitan dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat dalam mengelola tanah dan lahannya.

Baca: Debat Putaran Kedua, Milton Lontarkan Pertanyaan Kepada Karolin dan Sutarmidji Terkait Masalah PETI

Dilevel nasional, bencana lingkungan ini menjadi prioritas pemerintah untuk ditangani agar tidak berubah menjadi bencana kemanusiaan. 

Baca: Pembangunan Ramah Lingkungan dan Pengelolaan SDA, Karolin: Program Aksi Kami Konkret

Lalu, apa langkah dan upaya masing-masing pasangan calon Gubernur Kalbar agar persoalan kebakaran hutan dan lahan bisa ditangani dengan baik dan tidak terjadi lagi di Kalimantan Barat? Simak jawaban pasangan calon Gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot pada debat publik antar pasangan calon putaran kedua di Qubu Resort, Kubu Raya, Sabtu (5/5/2018) pukul 19.30 WIB. 

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved