Debat Publik Pilgub Kalbar

Jawaban Menohok Karolin Terkait Kebakaran Hutan dan Peluang Korupsi SDA Di Kalbar

Moderator dalam debat kedua Pilgub Kalbar 2018, Risca Andalina bertanya mengenai kebakaran hutan ditanah gambut pada paslon nomor tiga

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Calon Gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natasa menjadi calon Gubernur Kalbar yang paling awal tiba di debat putaran kedua yang dilaksanakan di Qubu Resort Jalan Ahmad Yani II, Kubu Raya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Moderator dalam debat kedua Pilgub Kalbar 2018, Risca Andalina bertanya mengenai kebakaran hutan ditanah gambut pada paslon nomor tiga. Paslon Cagub-Cawagub nomor dua, Karolin-Gidot menuturkan jika kebakaran hutan harus dilihat harus terus dan menyeluruh.

"Kebakaran hutan harus dilihat dari utuh dan menyeluruh, Untuk perusahaan tidak ada negosiasi, jika rakyat jangan dilarang, namun harus didampingi," katanya.

Ia mengatakan, masyarakat harusnya disarankan dengan program cetak sawah seperti TNI.

Baca: Terkait Pembangunan Infrastruktur dan Hutan Lindung, Begini Jawaban Karolin-Gidot

Hal konkret lainnya misalnya mengenai gula merah dengan batang sawit yang tua, dijadikan barang ekonomi. Bahkan juga sudah mengembangkan listrik tenaga surya.

Kemudian terkait adanya korupsi Sumber Daya Alam, menurut Karolin perhatian hal tersebut bukan hanya sekarang, namun terakhir ini KPK terus menggandeng pemda.

Karolin mengatakan, Kalbar sudah memulai, dengan memperkecil peluang yakni meminimalisir pertemuan tatap muka langsung, dan lebih menggunakan aplikasi online.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Septi Dwisabrina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved