Breaking News:

Selesai Ikuti Fit and Propertest, Lomon : Independensi Harus 100 Persen

Lumayan banyak (pertanyaan, red), saat ini sudah selesai penetapan DPT, tentu berkaitan dengan DPT tersebut

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Satu diantara calon Komisioner KPU Kalbar, Lomon 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara calon Komisioner KPU Kalbar, Lomon mengungkapkan komitmennya dalam independensi jika nanti terpilih sebagai Komisioner KPU Kalbar.

Sebelumnya, Ketua KPU Landak ini menuturkan saat fit and propertest dirinya sedikit nervous terlebih diwawancara oleh dua orang dari KPU RI, walaupun dirinya tetap optimis.

"Ya rasanya optimis (menjadi Komisioner, red), secara manusia ada perasaan nervous dan rasanya hal itu hal yang wajar," ungkapnya, Jumat (4/5/2018).

Menurutnya, saat fit and propertest diri ya ditanyakan berkaitan hal-hal teknis yang biasanya dilakukan para komisioner sebagai penyelenggara.

"Lumayan banyak (pertanyaan, red), saat ini sudah selesai penetapan DPT, tentu berkaitan dengan DPT tersebut," katanya.

(Baca: Giat Cipta Kondisi, Polisi Malah Temukan 9 Burung Cucak Hijau Tanpa Dokumen di Pelabuh‎an )

Kalau DPT di Landak, dikatakannya menunjukan kenaikan dari DPS yang telah ditetapkan, yang lalu sekitar 260 ribu, dan DPT menetapkan sekitar 262 ribu, jadi ada kenaikan.

Kemudian dari data tersebut masih ada sekitar 957 yang tergolong dalam data AC-KWK artinya pemilih potensial non E-KTP.

(Baca: Rayakan Kelulusan dengan Coret-coret Seragam, Ini Alasan Sebagian Pelajar di Mempawah )

Lomon pun mengungkapkan, jika nantinya terpilih akan komit terhadap independensi.

"Independensi merupakan sesuatu yang tidak boleh ditawar, apalagi kita sebagai penyelenggara independensi harus 100 persen, karena jika dibawah 100 persen silahkan kelain saja," bebernya.

Selain itu, jika terpilih nantinya tentu Lomon akan menjadi satu diantara komisioner KPU Kalbar yang melakukan fit and propertest pada para calon Komisioner KPU Kabupaten Kota. 

Oleh karena itu, ia pun menuturkan akan tetap menerima informasi dan laporan masyarakat walaupun memang keputusan tetap ada di KPU RI.

"Tentu kita mendalami laporan tersebut, kita akan melakukan klarifikasi kebenaran dan ketidakbenarannya, jadi lebih objektif, walaupun memang kewenangan akan kembali lagi pada KPU RI. Saya sendiri masih sebagai calon," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved