Jelang Hari H, Pangeran Harry Disuruh Batalkan Pernikahan

Saya bingung mengapa Anda tidak melihat kenyataan Meghan yang sekarang dilihat oleh seluruh dunia.

Jelang Hari H, Pangeran Harry Disuruh Batalkan Pernikahan
ISTIMEWA

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ana Sesar Andani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Thomas Jnr (51) meminta Pangeran Harry dan tunangannya Meghan Markle membatalkan pernikahan.  Thomas sendiri merupakan saudara dari Meghan.

Dilansir Daily Mail Ia mengirim surat kepada Prince Harry dnegan tulisan tangannya sendiri yang mengatakan bahwa ini belum terlambat untuk membatalkan pernikahan keduanya.

"Pangeran Harry yang terhormat, Belum terlambat, Meghan Markle jelas bukan wanita yang tepat untuk Anda.

(Baca: Wasekum PTKP Nilai Hari Buruh dan Hardiknas adalah Refleksi Momentum Perlawanan dan Perjuangan )

Karena sudah banyak waktu yang dilewatkan untuk persiapan ke pernikahan  Anda,  sangat jelas bahwa ini adalah kesalahan terbesar dalam sejarah pernikahan kerajaan.

Saya bingung mengapa Anda tidak melihat kenyataan Meghan yang sekarang dilihat oleh seluruh dunia.

Upaya Meghan untuk bertindak sebagai bagian dari seorang putri seperti aktris Hollywood di bawah rata-rata C sudah terlalu tua.

Orang seperti apa yang memulai dengan mengatasnamakan ayahnya sendiri sampai dia bangkrut, lalu melupakannya di Meksiko sehingga membuatnya bangkrut, terutama karena semua hutangnya.

(Baca: Gala Tama Indonesia Pertama di Kubu Raya, Ini Kata Kadisdik Fran Randus )

Dan ketika saatnya untuk membayarnya kembali, dia melupakan ayahnya sendiri seperti dia tidak pernah mngenalnya..e......

Mghan masih saudara perempuanku. Dia adalah keluarga. Jadi apa pun yang terjadi terserah padanya, apakah dia ingin melupakan saya atau seluruh keluarganya, keluarga datang lebih dulu."

Lalu gimana ya dengan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan? Apakah keduanya akan membatalkan pernikahan?
 

Penulis: Mia Monica
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved