Faber Castel Berkomitmen Dorong Dunia Pendidikan dan Kreativitas Anak Indonesia

Hal itu yang menjadi alasan untuk Faber-Castell untuk terus mendorong generasi kreatif di Indonesia.

Faber Castel Berkomitmen Dorong Dunia Pendidikan dan Kreativitas Anak Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Suasana lomba menggambar yang dilaksanakan oleh Faber castel. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Faber Castell sebuah perusahaan yang bergerak di produsen alat tulis, berdasarkan rilis yang mereka kirimkan pada tribunpontianak.co.id, setelah melihat dari berbagai penelitian satu diantaranya adalah, riset yang dilakukan IBM1, menunjukan bahwa tantangan untuk menjadi sukses adalah memiliki kreativitas.

Sementara dalam sebuah penelitian yang dilakukan The Association for Supervision and Curriculum Development (ASCD)2, dikemukakan bahwa siswa yang terlibat dalam pendidikan seni menunjukkan bahwa mereka belajar berkomunikasi secara efektif dan belajar menjadi seorang pendengar yang baik. Serta, secara tidak langsung siswa yang mengikuti pendidikan seni juga lebih siap dalam menghadapi dunia kerja.

Pertanyaannya, bagaimana memunculkan kreativitas dalam di diri kita? Apakah hal tersebut hanya bagi orang-orang tertentu saja, yang memang telah terlahir dengan bakat & memiliki kelebihan di kategori seni?

Menjadi kreatif, tidak hanya berhubungan dengan salah satu unsur seni, dan umur. Jiwa kreatif dapat tumbuh di semua individu, tanpa melihat batasan.

Hal itu yang menjadi alasan untuk Faber-Castell untuk terus mendorong generasi kreatif di Indonesia.

Sebagai produsen alat tulis tertua dan terbesar di dunia, Faber-Castell memiliki komitmen kuat dalam mendorong dunia pendidikan dan kreativitas di Indonesia, di awali pada awal tahun 2000, atau sejak 17 tahun silam, Faber-Castell di Indonesia menghadirkan beragam kegiatan dan program yang terkait dengan seni dan kreativitas.

(Baca: Partai PSI Nyatakan Dukungan untuk Pasangan YAS )

Diantaranya melalui pelatihan yang dilaksanakan di tingkat sekolah, dari ujung timur Indonesia hingga tapal batas di Marauke, dimana ribuan bapak ibu pengajar tiap
tahunnya ikut serta dalam beragam kegiatan berkonsep workshop guru.

Di sini kami hadir, memberikan materi-materi sederhana, yang menarik dan ternyata dapat secara instan, melahirkan kemampuan dan pola pikir, bahwa menjadi kreatif tidaklah susah.

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved