Breaking News:

Serikat Buruh Desak Copot Menaker

Ketua DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muchtar Pakpahan memastikan aksi buruh pada May Day atau 1 Mei 2018 nanti, akan menyerukan..

Editor: Septi Dwisabrina
TRIBUNNEWS
Menaker Muhammad Hanif Dhakiri 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketua DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muchtar Pakpahan memastikan aksi buruh pada May Day atau 1 Mei 2018 nanti, akan menyerukan Menaker Muhammad Hanif Dhakiri diberhentikan dari kabinet.

Muchtar menjelaskan saat awal Hanif diangkat, jumlah pengangguran ada 7 juta jiwa. Terakhir data Januari 2018, jumlah pengangguran diketahui mencapai 7,7 juta jiwa.

"Jurang ketidakadilan sosial perlu segera dihentikan. Kami juga menuntut PP 78 dicabut, kalau dibuat survei pasti buruh kecewa semua, tidak ada yang ucapkan terimakasih. Terakhir supaya makin sehat hubungan industrial, kami minta Menaker diganti," ungkap Muchtar Pakpahan, Sabtu (28/4/2018).

"Kami serikat buruh bilang persetan ada pertumbuhan ekonomi kalau masih ada pengangguran. Presiden Jokowi angkat Menaker yang tidak mengerti kerjaan, tidak punya komitmen," lanjutnya.

Muchtar kemudian menyinggun aksi Menteri Hanif Dhakiri. Awal November 2014 silam, Hanif sempat membuat heboh karena nekat memanjat pagar rumah penampungan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Hal ini dilakukan karena Hanif kesal, pagar tidak kunjung dibuka oleh pihak pengelola. Dalam sidak di penampungan milik perusahaan penyalur jasa TKI Al Karim ini, Hanif menemukan kondisi yang tidak layak. Kamar berukuran 4x6 4x6 ditempati 45 calon TKW.

Baca: Sambut May Day, Kapolsek Mandor Siagakan Personel

Hasil sidak ke lokasi penampungan kedua tidak kalah mengejutkan. Kamar yang sangat sempit ditempati 50 orang calon TKW. Atas temuan tersebut, Hanif memutuskan para TKW akan diberangkatkan melalui perusahaan penyalur jasa lain.

"Kalau dia ngerti masalah kan tidak perlu panjat pagar PJTKI. Karena dia tidak ngerti dan terpengaruh presiden yang terkenal blusukan jadi Menteri Hanif Dhakiri ikut-ikutan panjat pagar. Kehadiran Hanif Dhakiri sebagai Menaker, itu menambah beban Presiden Jokowi. Itu catatan kita," sindir Muchtar.

Sementara dalam aksi May Day nanti, Muchtar menjelaskan ada tiga tema secara nasional yang akan diangkat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved