Sekda Kalbar Resmikan Klinik Hewan Provinsi Kalbar

Ia berharap klinik hewan ini menjadi cikal bakal rumah sakit hewan di Kalbar. Pasalnya, hingga kini belum ada rumah sakit hewan di Kalbar.

Sekda Kalbar Resmikan Klinik Hewan Provinsi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, M Zeet Hamdy Assovie mendengarkan informasi tentang klinik hewan usai resmikan Klinik Hewan Provinsi Kalimantan Barat di Kantor Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adi Sucipto Nomor 48, Kota Pontianak, Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Tidak hanya melaunching Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Kalbar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, M Zeet Hamdy Assovie juga meresmikan Klinik Hewan Provinsi Kalimantan Barat di Kantor Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adi Sucipto Nomor 48, Kota Pontianak, Senin (30/4/2018).

Klinik hewan ini melayani pemeriksaan/pengobatan unggas dan hewan kesayangan seperti kucing dan anjing. Klinik juga memberikan vaksinasi, tindakan bedah dan konsultasi jasa veteriner.

Baca: Sekda Kalbar Harap TTIC Jadi Role Model Se-Kalbar

Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf mengatakan kehadiran klinik hewan ini tentu memberi pelayanan prima kepada masyarakat penyayang hewan.

“Kita layani dengan baik. Ke depan akan kita lengkapi dengan berbagai alat,” ungkapnya saat diwawancarai usai acara.

Baca: Kementerian Pertanian Harap TTIC Jadi Pusat Pergerakan Toko Tani se-Kalbar

Ia berharap klinik hewan ini menjadi cikal bakal rumah sakit hewan di Kalbar. Pasalnya, hingga kini belum ada rumah sakit hewan di Kalbar.

Pihaknya akan bekerjasama dengan para tenaga medis yang tergabung dalam Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

“Nanti dokter hewan itu bisa dipanggil ke klinik. Kalau sekarang sudah ada 12 orang tenaga medis yang bertugas secara bergantian. Silahkan ke klinik hewan untuk mendiagnosa penyakit/pengobatan hewan, operasi sterilisasi, operasi bedah dan kecelakan patah tulang, serta lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kalbar M Zeet hamdy Assovie menyambut baik adanya klinik khusus hewan yang digagas oleh Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat.

“Saya sambut baik. Pemprov Kalbar akan selalu mendukung. Setidaknya ini menjadi solusi alternatif bagi para penyayang hewan yang memeriksakan hewan peliharaannya, termasuk vaksin,” singkatnya. (Pra). 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved