News Analysis

Pemerintah Sudah Semestinya Perhatikan Tuntutan Buruh

Terkait dengan May Day, Pengamat Ekonomi dan Akademisi Untan, Ali Nasrun punya analisis tersendiri.

Pemerintah Sudah Semestinya Perhatikan Tuntutan Buruh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura, Ali Nasrun 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Terkait dengan May Day, Pengamat Ekonomi dan Akademisi Untan, Ali Nasrun punya analisis tersendiri.

Berikut analisisnya:

"Saya kira pemerintah sudah semestinya memperhatikan tuntutan yang diberikan rekan-rekan buruh. Mereka punya hak untuk berupaya memperbaiki kesejahteraan hidupnya.

Belum tentu juga berarti semua tuntutan tersebut harus diterima seutuhnya. Sebab harus dikajii juga apakah semua tuntutan itu kaitannya layak atau tidak jika dilihat dari perspektif bisnis.

Pemerintah harus jadi penengah. Menjadi pihak perantara yang menjembatani antara kepentingan buruh dan perusahaan.

Pemerintah harus cerdas dan adil. Sehingga jika dilihat dunia usaha layak atau bisa memenuhi sebagian atau seluruh dari tuntutan itu, pemerintah harus berikan tekanan kepada dunia usaha sekaligus perlindungan kepada buruh.

Tapi sebaliknya juga, jika memang dinilai bahwa tuntutan para buruh dari sisi bisnis modern yang adil memang tidak memungkinkan, pemerintah juga harus jadi penengah yang baik.

Yang pasti, pemerintah harus menghidupkan dunia usaha. Sekaligus pada saat bersamaan juga meningkatkan kesejahteraan para buruh.

Sebab, pertama buruh adalah bagian dari rakyat Indonesia. Kedua, buruh juga sejatinya adalah bagian dari dunia usaha itu sendiri.

Halaman
123
Penulis: Ishak
Editor: Septi Dwisabrina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved