Sempat Didemo Siswanya, Ini Pernyataan Plt Kapolsek SMA Negeri 01 Boyan Tanjung
Nurhayati menyatakan, dalam aksi demo itu, sejumlah siswa-siswinya mengaku dipaksa,
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Sejumlah siswa-siswinya yang melakukan aksi protes waktu lalu, jelas Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 01 Boyan Tanjung, Nurhayati sudah meminta maaf kepada dirinya via WhatsApp.
"Permintaan maaf dalam WA itu, beberapa siswa mengatakan bahwa mereka sangat menyesal, karena telah melakukan aksi demo, dimana bahwa sebenarnya mereka tidak mempunyai keberanian untuk melakukan itu," ujarnya via rilis, Minggu (29/4/2018).
Nurhayati menyatakan, dalam aksi demo itu, sejumlah siswa-siswinya mengaku dipaksa, dan didorong untuk melakukan demo dan di dokumentasikan. "Pastinya ada provokator dalam peristiwa tersebut," ucapnya.
(Baca: Kampanye Dialogis di Kayan Hilir, Milton: Relawan dan Masyarakat Nyatakan Siap Menangkan Mil-Boy )
Nurhayati menyatakan, kalau dirinya sungguh sangat menyayangkan atas aksi protes dengan tujuan untuk menggantikannya dari jabatan Plt Kapsek. Padahal dia telah mengajukan pengunduran diri sejak September 2017 lalu, dikarenakan alasan kesehatan.
"Membuat saya tidak bisa standbye di tempat tugas, karena saya sakit. Hasil ronsen dan rekam medik bisa di cross cek di RSUD Dr. Achmad Dipinegoro Putussibau. Dimana saya mengalami retak pada tulang panggul dan bengkok pada tulang belakang," ucapnya.
Saat ini jelasnya, ia sedang mengalami penimbunan lemak pada hati stadium 3, dan setiap lima hari harus mengambil obat ke dokter syaraf, di RSUD Dr. Achmad diponegoro Putussibau.
"Saya tidak terima jika saya dibilang tidak pernah melaksanakan tugas. Siapa yang mengumpulkan masyarakat, dan orang tua siswa dalam persiapan menghadapi UNBK, memangnya Ketua OSIS dan provokatornya kah?," ungkapnya.