Dewan Nilai Operasional Bandara Tebelian Penuhi Kebutuhan Masyarakat 

Bahkan sudah disampaikan agar steril dan jika ada bangunan di sekitar harus sesuai dengan aturan.

Tayang:
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward menyampaikan bahwa operasional Bandara Tebelian Sintang memang sudah memenuhi kebutuhan masyarakat akan bandara yang layak dan sesuai dengan standar penerbangan. 

Terkait rencana operasional pada 26 April 2018, pada prinsipnya ia sangat mendukung. Namun ia menyerahkan sepenuhnya hal ini pada Dirjen Perhubungan Udara jika memang fasilitas yang dibangun bisa digunakan untuk operasional. 

(Baca: Tak Ikut Demo, Driver Ojek Online Wanita Disweeping dan Diperlakukan Tak Pantas Banjir Kecaman )

"Kami dari DPRD memang berharap bandara ini segera dioperasionalkan, karena memang sangat penting. Kita melihat bahwa maskapai yang ada di Bandara Susilo kewalahan kalau mengikuti penumpang yang ada," katanya, Selasa (24/4/2018) pagi. 

Sejak awal Bandara Tebelian dibangun, Jeffray mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah banyak mendukung apa yanh menjadi kebutuhan. Tujuannya memang agar bandara segera dapat digunakan. 

(Baca: Kancil BBK Pontianak Finish Peringkat 3 Klasemen PFL 2018 )

"Mulai dari tanah dan lainnya dari Pemerintah Kabupaten Sintang sudah mengeluarkan begitu banyak. Jika ada fasilitas yang masih kurang, tentu akan terus didukung pembangunannya. Pada prinsipnya kita ingin cepat digunakan," katanya. 

Jeffray menambahkan bahwa untuk kawasan sekitar bandara juga telah dikeluarkan Perda saat dimulai pembangunan. Bahkan sudah disampaikan agar steril dan jika ada bangunan di sekitar harus sesuai dengan aturan. 

Tidak kalah pentingnya, untuk transportasi menuju ke Bandara Tebelian juga menjadi perhatian. Mengingat jarak dari pusat kota Sintang sampai ke Bandara di Kecamatan Sungai Tebelian membutuhkan waktu 20-30 menit.

"Saya berharap pemerintah daerah bersama bandara bisa mengelola ini dengan baik, apakah melalui wadah koperasi ataupun asosiasi lain karena menyangkut mata pencaharian. Kita berharap bisa menggunakan peran serta masyarakat lokal," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved