SMPN 3 Sungai Tebelian Belum Bisa UNBK Karena Keterbatasan Sarana

Sarwo panggilan akrabnya, berharap pada tahun berikutnya SMPN 3 Sungai Tebelian dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

SMPN 3 Sungai Tebelian Belum Bisa UNBK Karena Keterbatasan Sarana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Wakil Bupati Sintang Askiman bersama rombongan meninjau pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Negeri 3 Sungai Tebelian. Kabupaten Sintang, Senin (23/4/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Ketua Panitia Penyelenggara Ujian Nasional SMPN 3 Sungai Tebelian, Syeh Sarwodadi menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) karena kendala keterbatasan sarana.

Alhasil pada tahun 2018 ini, SMPN 3 Sungai Tebelian tetap menyelenggarakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP). Pada tahun ini juga, SMPN 3 Sungai Tebelian menerima peserta gabungan dari SMP Yosep Khatulistiwa.

Baca: 55 SMP Kota Pontianak Ikut UNBK, Hari Pertama Berjalan Lancar

"Ada 94 siswa dari kami dan 12 siswa dari SMP Yosep Khatulistiwa. UN kali ini menguji siswa-siswi pada empat mata pelajaran, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)," jelasnya, Senin (23/4/2018) pagi.

Sarwo panggilan akrabnya, berharap pada tahun berikutnya SMPN 3 Sungai Tebelian dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Baca: Askiman Ungkap Kendala Belum Terealisasinya UNBK 100 Persen di Sintang

"Kita ingin proses tahun ini dapat menjadi umpan balik dalam perbaikan program pembelajaran pada SMPN 3 Sungai Tebelian pada tahun ajaran berikutnya,” tambahnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved