Satgas TMMD Bersama PPL Noyan Gelar Penyuluh Pertanian

Dengan bertambahnya ilmu pengetahuan dan keterampilan para petani, maka akan dapat memberikan peningkatkan pula pada taraf hidupnya.

Satgas TMMD Bersama PPL Noyan Gelar Penyuluh Pertanian
ISTIMEWA
Satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler perbatasan ke-101 Kodim 1204/Sgu tahun 2018 berkerjasama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Noyan saat menggelar penyuluhan pertanian, perikanan dan peternakan di Balai dusun Langka, Desa Sungai Dangin, Kecamatan Noyan, Sabtu (21/4). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler perbatasan ke-101 Kodim 1204/Sgu tahun 2018 berkerjasama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Noyan menggelar penyuluhan pertanian, perikanan dan peternakan di Balai dusun Langka, Desa Sungai Dangin, Kecamatan Noyan, Sabtu (21/4) kemarin.

Yang hadir dalam penyuluhan tersebut, Babinsa Koramil 1204-05/Noyan Sertu Yohanes, PPL Kecamatan Noyan, Premi, Toga, Tomas dan Todat Kecamatan Noyan serta 30 orang masyarakat.

(Baca: Warga Kayong Utara Senang Daud Menang KO atas Pavel Malikov )

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan keterampilan para petani di desa Setempat,memberikan beberapa metode, untuk bercocok tanam yang baik khususnya tanaman padi.

Selain itu ia juga memberikan tentang pengetahuan cara mengatasi hama, dan pengetahuan jenis bibit tanaman yang baik untuk di tanam pada daerah daerah tertentu.

(Baca: Muhammadiyah Targetkan Gerindra Raih 7 Kursi DPRD di Mempawah )

Selain itu juga, dalam rangka untuk mewujudkan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, para petani harus menguasai alat pertanian dan teknologi tepat guna dalam pertanian serta perkebunan.

Dengan bertambahnya ilmu pengetahuan dan keterampilan para petani, maka akan dapat memberikan peningkatkan pula pada taraf hidupnya.

Dengan adanya penyuluhan tersebut harapkan bermanfaat bagi para petani, terutama untuk program Pajale (Padi, Jagung, Kedelai) dan diharapkan dari ketiga komoditi tersebut, pemerintah dapat surplus dan tidak memiliki ketergantungan lagi dengan negara lain dan untuk mensukseskan program swasembada pangan. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved