Pilkada Kalbar
GMNI Pontianak Gelar Dialog Kebangsaan, Sampaikan 4 Poin Deklarasi Wujudkan Pilkada Damai
Dalam acara yang dihadiri oleh IKBM Kalimantan Barat, DAD Kalimantan Barat, POM Kalimantan Barat
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua GMNI Pontianak Rival Aqma Rianda, menyampaikan bahwa Dialog Kebangsaan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI) Pontianak di My Home Hotel Pontianak pada Sabtu (21/4/2018) merupakan upaya untuk mewujudkan pilkada damai di Kalimantan Barat.
"Kita ingin mengajak berbagai elemen untuk mewujudkan keharmonisan dan damai di Kalimantan Barat. Ingin menepis segala anggapan miring terkait konflik masa lalu yang pernah terjadi. Kita ingin membuktikan bahwa Kalbar ini aman," katanya.
Hal itu sesuai dengan tema dalam Dialog Kebangsaan tersebut, yaitu Berkehidupan Politik tanpa SARA, Black Campaign & Money Politic guna terciptanya pilkada santun dan bermartabat.
Baca: Agus Setiadi: Jangan Sampai Karena Beda Pilihan Lalu Bermusuhan
Dalam acara yang dihadiri oleh Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalimantan Barat, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Barat, Persatuan Orang Melayu (POM) Kalimantan Barat, Pegiat Demokrasi Kalimantan Barat dan para Mahasiswa tersebut juga dilakukan pembaca naskah deklarasi dialog kebangsaan.
Berikut isi keempat point Naskah Deklarasi Dialog Kebangsaan tersebut :
1. Kami pemuda dan masyarakat pemuda Kalimantan Barat, mendukung serta mendorong segala aksi kebangsaan dalam menyambut pesta demokrasi Kalimantan Barat 2018.
2. Meminta seluruh elemen multi etnis Kalbar untuk menjaga dan memberikan keharmonisan dalam Ikatan persaudaraan antar sesama.
3. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk tidak terprovokasi dengan berita bohong, hoak dan bersifat provokatif.
4. Mengajak stockholders Provinsi Kalimantan Barat untuk bergandeng tangan bersama menjaga pilkada damai, santun dan bermartabat.