Tenaga Baru Sesalkan Sikap Pelatih Merpati Bali kepada Fanny Kalumata

Pelatih lawan menganggap Fanny melakukan diving, atau pura-pura jatuh, padahal itu nyata kita bisa lihat bersama, Fanny bercucuran darah.

Tenaga Baru Sesalkan Sikap Pelatih Merpati Bali kepada Fanny Kalumata
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pemain Tenaga Baru Pontianak (kostum putih) berupaya menciptakan poin dalam partai semifinal Srikandi Cup di GMC Arena Cirebon, Kamis (19/4/2018) sore. TB Pontianak kalah dengan poin 41-32. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.ID, PONTIANAK - Insiden cidera yang dialami Fanny Kalumata dalam babak semifinal Srikandi Cup Kamis (19/4/2018) kemarin, membuatnya dirinya harus mendapat beberapa jahitan dipelipisnya. Kondisinya dipastikan telah mendapat penanganan dan dalam kondisi baik.

Satu di antara pemain Tenaga Baru Pontianak, Ade mengatakan Fanny secara peribadi tidak menyalahkan pemain lawan dalam insiden tersebut. Namun ia hanya sedikit menyesalkan sikap dari pelatih Merpati Bali, yang menyatakan Fanny melakukan diving pada laga semifinal tersebut.

"Pelatih lawan menganggap Fanny melakukan diving, atau pura-pura jatuh, padahal itu nyata kita bisa lihat bersama, Fanny bercucuran darah. Tapi malah Fanny di teriakin oleh pelatih lawan, bahwa dia (Fanny red) diving," ujarnya kepada Tribun Jumat (20/4/2018).

Baca: Tenaga Baru Pontianak Kandas di Semifinal Srikandi Cup

Ia menegaskan kembali bahwa Fanny tidak menyalahkan pemain lawan, atas kejadian tersebut

"Cuma yang disesalkan adalah sikap dari pelatih lawan. Dia kecewa saja," ujarnya

Secara tim juga cukup menyayangkan beberapa keputusan wasit yang kurang tepat. Sehingga pihaknya berharap kedepan kejuaraan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pemain tetapi juga kualitas pemimpin pertandingan.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved