10 Tahun UU Keterbukaan Informasi Publik Berjalan, Lembaga Publik di Kalbar Mulai Terbuka

Vici juga menyampaikan, bahwa komitmen badan publik khususnya pemerintah Provinsi terhadap keterbukaan informasi sudah dibuktikan

10 Tahun UU Keterbukaan Informasi Publik Berjalan, Lembaga Publik di Kalbar Mulai Terbuka
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat saat menggelar Konferensi Pers, Kamis (19/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 10 tahun berjalannya Undang-Undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat menilai bahwa lembaga publik di Kalimantan Barat cukup baik dalam upaya merealisasikan Undang-Undang tersebut.

"Di Kalbar keterbukaan lembaga publik dalam memberikan informasi sudah lebih baik. Terbukti sejauh ini kalaupun ada pengaduan kita hanya sampai pada tahap mediasi, " kata ketua Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat Rospita Vici Paulyn saat menggelar konferensi Pers di Kantor KI Kalbar pada Kamis (19/04/2018).

Baca: Dewan Harap Optimalkan Mobil Perpustakaan Keliling Multimedia

Vici juga menyampaikan, bahwa komitmen badan publik khususnya pemerintah Provinsi terhadap keterbukaan informasi sudah dibuktikan dengan sebuah pencapaian.

" Kita patut memberi apresiasi, karena pada tahun 2017 yang lalu pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menduduki peringkat pertama dalam hal keterbukaan informasi publik tingkat Nasional dalam kategori pemerintah Provinsi, " terangnya.

Baca: Prioritaskan Kepuasan Peserta, Mutu Layanan Faskes Tingkat Pertama Jadi Fokus BPJS Kesehatan

Dengan pencapaian ini, Vici berharap agar upaya tersebut tidak hanya dilakukan oleh KI maupun badan publik, melainkan masyarakat juga harus aktif dan berani mengupayakan haknya dalam hal memperoleh informasi publik.

" Terkadang memberi Sengketa kepada badan publik tertentu yang tidak mau memberi informasi publik itu, perlu agar badan publik lainnya juga dapat belajar, sehingga proses untuk memperoleh informasi publik tidak lagi terhambat, masyarakat harus berani terutama media yang selalu bersinggungan dengan informasi publik, " terangnya.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved