Tingkatkan Daya Saing dengan Pembanguan Berbasis Kawasan

Yusran Anizam mengatakan saat ini telah memasuki periode akhir RPJMD 2015-2019 dalam meningkatkan keunggulan dan daya saing daerah.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Bappeda Kubu Raya, Yusran Anizam mengatakan saat ini telah memasuki periode akhir RPJMD 2015-2019 dalam meningkatkan keunggulan dan daya saing daerah.

Diakuinya dalam peningkatannya ini didasarkan pada potensi yang ada di setiap wilayah di Kubu Raya.

"Selama meningkatkannya kita berdasarkan potensi yang ada, 2018 ini kita susah menyiapkan pembanguan berbasis kawasan, kawasan pedesaan dengan keunggulan daya saing, tahun 2019 kita dorong implementasinya,,," ujarnya, Rabu (18/4).

Baca: 2018, Kubu Raya Punya Rumah Sakit Umum Daerah

Diakuinya pula pengaturan dan pemetaan juga dilakukan untuk kawasan pertanian yang sudah beralan.

"Kita juga menginventarisir lahan produktif termasuk lahan cadangan pertanian, ada 80 ribu hektare lahan cadangan di Kubu Raya ini dan sampai tahun ini juga masih jalan. Mudah-mudahan tahun ini selesai, 2019 kita tindak lanjuti peningkatan," katanya.

Diakuinya berdasarkan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) kawasan pertanian ini tersebar di seluruh kecamatan.

"Kalau saat ini pertanian padi emang sentranya daerah kakap. Jadi yang sudah ditetapkan zona tersebut tidak bisa dimanfaatkan dan dialih fungsikan ke yang lain, dan pelaksanaan kita tetap kawal," lanjutnya

Dimana setiap izin pemanfaatan lahan, menurutnya akan dibahas terlebuh dahulu agar sesuai dengan RTRW yang telaha ditetapkan.

"Apakah itu untuk bangunan dan perkebunan maka dibahas dulu, disesuaikan dengan aturan pusat. Kalau memang clear baru diberikan izin. Kita berharap kalau ada kasus dilapangan di koordinasikan dengan Pemda, jadi jangan langsung masyarakat langsung memblow up," tuturnya.

Karena bisa jadi menurut dia lahan tersebut memang bukan zona pertanian yang ada di RTRW.

"Misalnya di jalan di jalan ayani ini digunakan untuk pertanian tapi sebenarnya RTRW nya bukan untuk lahan pertanian. Tapi hanya sementara dimanfaatkan untuk lahan pertanian oleh masyarakat," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved