MotoGP 2018

Jorge Lorenzo Yakin Hukuman Berat akan Jadikan Marc Marquez Pebalap "Kalem"

Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, mengatakan bahwa Race Direction seharusnya bertindak lebih tegas

Jorge Lorenzo Yakin Hukuman Berat akan Jadikan Marc Marquez Pebalap
DOK. DUCATI MOTOR
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, menggeber motor Desmosedici GP18 saat mengikuti tes pramusim di Sirkuit Losail, Doha, Qatar, pada tanggal 3 Maret 2018. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, mengatakan bahwa Race Direction seharusnya bertindak lebih tegas agar insiden yang melibatkan Marc Marquez tidak terjadi lagi.

Seperti diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Marquez (Repsol Honda) menjadi tokoh antagonis dari balapan GP Argentina (8/4/2018) berkat aksi-aksi agresifnya.

Marquez mendapat penalti sebanyak dua kali akibat membahayakan Aleix Espargaro (Aprilia) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha) pada balapan tersebut.

Baca: Legenda Ini Diutus Khusus Latih Pebalap Malaysia Hadapi MotoGP Americas

Jorge Lorenzo sendiri mengakui bahwa dirinya dulu juga pernah seperti Marquez, yaitu haus kemenangan dan selalu mengambil celah sekecil apapun untuk mendahului pebalap di depannya.

Namun hukuman tegas dari Race Direction yang diterimanya seusai balapan GP Jepang kelas 250cc, pada tahun 2005, telah mengubah kepribadiannya.

“Pada GP Jepang, saya bertarung untuk posisi kedua dengan Dani Pedrosa dan Alex de Angelis. Saya ingin finis kedua dengan cara apapun," kata Lorenzo dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

“Saya menyenggol Pedrosa di tikungan, dan selanjutnya saya mencoba menyalip keduanya (hingga) menyebabkan de Angelis terjatuh," tutur dia melanjutkan.

Baca: Ayah Jorge Lorenzo Lontarkan Pujian kepada Valentino Rossi

Atas aksinya tersebut, Lorenzo mendapat skorsing dan dilarang tampil pada seri balap berikutnya di Malaysia.

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved