2018, Mandiri Target Penyebaran 15 Ribu E-Money
Salah satu bank yang gencar memasarkan produk non tunai dengan nama e-money yaitu Bank Mandiri.....
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebagai upaya mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang digalakkan pemerintah saat ini perbankan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Salah satu bank yang gencar memasarkan produk non tunai dengan nama e-money yaitu Bank Mandiri.
Area Head Bank Mandiri Kalbar, Ahadi Subri mengatakan selama 2017 sudah sekitar 10 ribu e-money dengan penyebaran 90 persen di Kota Pontianak.
Untuk memperluas pemasaran dan memasyarakatkan uang elektronik, Bank Mandiri juga akan co branding dengan Bank Pasar dalam menerbitkan Duet Elektronik.
"Saat ini jumlah e-money yang sudah beredar dan dikeluarkan langsung oleh Bank Mandiri di Pontianak sekitar 18.000 kartu. Ada 10 ribu terjual khusus untuk Program Pontianak Go Cashless. Angka tersebut belum termasuk outlet Indomart dan Alfamart," ujar Ahadi pada Senin (17/4/2018).
Baca: Ikut Try Out UNBK Telkomsel, Bisa Dapat Kouta 6 GB Sampai e-money T-Cash
Jika pemasaran e-money sebelumnya kata Ahadi hanya populer di kalangan tertentu, ia optimis 2018 target akan tercapai pasca arahan pemerintah mendukung GNNT.
Apalagi dengan adanya momen kerjasama dengan SPBU yang didukung dengan kerjasama Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Pontianak. Sosialisasi pun terus dilakukan, apalagi top up-nya mudah cukup melalui ATM.
"Ini adalah momen tepat karena kita yakin berdampak luas kepada transaksi lainnya masyarakat akan tahu dan terbiasa nantinya. Pada 2018 kami upayakan bisa menambah minimal 15 ribu kartu. Selain di cabang-cabang Bank Mandiri juga bisa diperoleh di Indomaret dan Alfamart. Juga ada di SPBU-SPBU di Kota Pontianak," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kasir-alfamart-melayani-pembelian-non-tunai_20180416_112800.jpg)