Penderita Gangguan Jiwa Tersebar di Ketapang, Begini Perlakukan Rehabilitasi Sosial

Kasus Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) di Ketapang cukup banyak. Meski jumlahnya berbeda-beda namun tiap kecamatan memiliki ODGJ.

Penderita Gangguan Jiwa Tersebar di Ketapang, Begini Perlakukan Rehabilitasi Sosial
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Ketapang, Didit Haryadi saat diwawancarai wartawan di Ketapang, Jumat (13/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kasus Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) di Ketapang cukup banyak.

Meski jumlahnya berbeda-beda namun tiap kecamatan memiliki ODGJ.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Ketapang, Didit Haryadi.

“Semua kecamatan di Ketapang ada ODGJ tapi saya belum tahu jumlah pastinya karena datanya dari tiap kecamatan belum ada,” katanya kepada wartawan di Ketapang, Jumat (13/4/2018).

Ia menjelaskan terhadap ODGJ di Ketapang ditangani lintas sektor.

Sebab itu selain pihaknya juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan, pihak keamanan dan lain-lain.

Terhadap penanganan untuk perawatannya di rumah sakit.

Baca: Raih Prestasi Hingga Level Nasional, Jadi Pencapaian Sekaligus Eksistensi Pramuka MTs N 2 Pontianak

Menurutnya ditangani Dinas Kesehatan Ketapang dan pihak terkait lainnya.

“Kalau urusan kita hanya saat pemulangannya dari rumah sakit setelah dirawat. Pada 2018 ini kita akan memulangkan 34 ODGJ yang dirawat di Kota Singkawang,” ucapnya.

Ia menjelaskan 34 ODGJ tersebut sudah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kota Singkawang sesuai aturan selama 18 bulan.

Jika setelah dipulangkan ternyata di antaranya masih ada yang perlu dirawat kembali maka akan dikirim kembali.

“Tapi informasi yang kita dapat 34 ODGJ itu sudah dinyatakan sehat. Namun setelah ketika sudah dipulang ke rumahnya mereka tetap akan kita dampingi. Misalnya memberikan kepada masyarakat agar bisa menerimanya,” ungkapnya.

“Kemudian terhadap mereka juga tetap kita rawat selama enam bulan. Tujuannya untuk memastikan bahwa mereka tersebut benar-benar sehat. Tapi hingga saat ini untuk pemulangan 34 OGDJ itu smentara ini dananya belum ada,” lanjutnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved