Kirim 22 ODGJ di Ketapang ke Rumah Sakit Jiwa

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa menerima dan memperlakukan ODGJ yang sudah sembuh sebaik mungkin.

Kirim 22 ODGJ di Ketapang ke Rumah Sakit Jiwa
Net
Ilustrasi 

Diungkapkannya ODGJ di Ketapang tiap tahun selalu bertambah. Penyebabnya ada beberapa faktor di antaranya persoalan ekonomi, sosial dan lain sebagainya. Kemudian mayoritas ODGJ di Ketapang berasal dari keluarga dengan ekonomi menegah kebawah.

“Kita mengimbau pihak keluarga tidak memasung jika ada keluarganya yang ODGJ. Tapi pro aktif melaporkannya agar bisa segera kita tangani. ODGJ bisa sembuh jika mendapatkan penanganan layak dan tepat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa menerima dan memperlakukan ODGJ yang sudah sembuh sebaik mungkin.

“Jangan malah dikucilkan atau enggan diterima. Hal itu bisa membuat penyakitnya kambuh lagi,” jelasnya.

Basaria menambahkan pihaknya saat ini juga sedang mengembangkan upaya kesehatan jiwa berbasis masyarakat. Program untuk mencegah meningkatnya gangguan jiwa masyarakat ini ujung tombak pelaksananya adalah puskesmas bekerjasama masyarakat.  

“Puskesmas juga ada program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Mereka mendata masyarakat satu di antaranya yang gangguan jiwa. Kita berharap semua sektor hingga tingkat desa ikut terlibat mengatasi persoalan ODGJ ini,” harapnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved