Pilpres 2019

Politisi PDIP Sebut Cak Imin Gunakan Jurus Kepiting Soal Deklarasi Cawapres Jokowi

Hendrawan menghormati sikap PKB tersebut. Ia pun menyebut langkah PKB itu sepertu jurus kepiting

Politisi PDIP Sebut Cak Imin Gunakan Jurus Kepiting Soal Deklarasi Cawapres Jokowi
Kompas.com
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan calon presiden Joko Widodo menghadiri acara Silaturahim Nasional (Silatnas) Alim Ulama PKB, di Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2014). Silatnas yang dihadiri sejumlah alim ulama PKB dan NU se-Indonesia ini digelar untuk memaparkan visi dan misi serta strategi pemenangan pasangan capres dan cawapres, Jokowi-Jusuf Kalla. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Hendrawan Supratikno tak mempermasalahkan deklarasi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo.

Menurut Hendrawan, deklarasi Muhaimin merupakan sebuah tawaran baru bagi Jokowi dan partai koalisi lainnya, bukan pemaksaan.

"Deklarasi ya boleh saja. Terus apa yang dimasalahkan? Ini kan sebuah tawaran, sebuah opsi, bukan limitasi atau fait accompli," kata Hendrawan melalui pesan singkat, Rabu (11/4/2018).

Baca: Deklarasikan Muhaimin Iskandar Maju di Pilpres 2019

Meski belum mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi pada Pilpres 2019, Hendrawan menghormati sikap PKB tersebut. Ia pun menyebut langkah PKB itu sepertu jurus kepiting.

"Jurus kepiting, maksudnya teknik menjepit dari dua arah. Itu sebabnya yang disorongkan langsung tandem, seperti pemain ganda dalam olahraga," ujar Hendrawan.

Baca: Makna Filosofis di Jaket Denim Jokowi

Sebelumnya, Muhaimin meresmikan Posko Join, yang merupakan akronim dari Joko Widodo – Muhaimin, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).

Cak Imin meresmikan Posko tersebut disaksikan oleh ratusan relawan dan simpatisan PKB. Cak Imin juga memberikan pernyataan tegas bahwa dirinya siap mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.

Editor: haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved