Polri Minta Keterangan Ulama Terkait Puisi Sukmawati

Mabes Polri terus mengusut laporan yang masuk terkait puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati Soekarnoputri yang dianggap menyinggung

Polri Minta Keterangan Ulama Terkait Puisi Sukmawati
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Aliansi Umat Islam Kalimantan Barat menggelar aksi damai di bundaran Digulis, Jalan A Yani Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/4/2016) sore. Aksi ini mengecam puisi Sukmawati Soekarnoputeri yang di anggap menghina Islam yang dibacakan di Jakarta beberapa hari lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Mabes Polri terus mengusut laporan yang masuk terkait puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati Soekarnoputri yang dianggap menyinggung azan, syariat Islam serta cadar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal, mengaku pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengambilan keterangan dari berbagai pihak terkait.

"Jadi kasus ini masih berlanjut, karena belum masuk ke proses pro-justicia. Saat ini tahapan penyelidikan, (masih) dilakukan pengambilan keterangan," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).

Baca: Pelapor Sukmawati Mengaku Diancam

Pengambilan keterangan yang dimaksud Iqbal adalah kepada para ulama. Menurutnya itu penting untuk menentukan apakah puisi yang dibaca Sukmawati termasuk ke dalam kategori penghinaan agama.

Ia pun berjanji pihaknya bekerja secara profesional dalam menangani kasus ini, meski sang terlapor telah meminta maaf kepada publik.

"Semua pihak akan kami mintai keterangan, ini ada tahapannya, semua tergantung keterangan yang didapat penyidik," kata Iqbal.

"Intinya kami bekerja profesional dalam menangani kasus ini," tandasnya.

Baca: Aksi Damai Tuntut Sukmawati Soekarnoputri Segera Diproses Hukum

Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved