Kades Limbung Harapkan Keberadaan Pasar Yang Siap Tampung Hasil Bumi

"Potensi daerah kebun jagung ubi, keladi, tomat terutama masyarakat punya mimpi ini ingin menjadikan gambut sebagai pertanian yang modern," ujarnya

Kades Limbung Harapkan Keberadaan Pasar Yang Siap Tampung Hasil Bumi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Petani sayur, Dimeng bersama seorang menantu dan anak laki-lakinya tengah memanen sayur yang masih layak dikonsumsi di perkebunan sayurnya yang terendam banjir di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (14/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, khususnya dusun Sido Mulyo diakui oleh kepala desa limbung, Tajudin memiliki potensi pertanian yang cukup baik.

Karena menurutnya 70 persen dari warga dusun Sido Mulyo menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian.

"Potensi daerah kebun jagung ubi, keladi, tomat terutama masyarakat punya mimpi ini ingin menjadikan gambut sebagai pertanian yang modern," ujarnya, kamis (5/4/2018).

Baca: Satu Siswi SMK di Jawai Selatan Tidak Ikut UNBK

Sehingga menurutnya degan pertanian modern tidak ada lagi petani yang membakar lahan.

"Dengan pertanian modern di lahan bisa tanam rumput gajah, pohon keras, tapi dari dinas pertanian juga harus membantu," katanya.

Baca: Ekskul Debat SMAN 4 Pontianak, Ukir Prestasi Hingga Tingkat Nasional

Namun menurutnya selama ini petani kesulitan dalam pemasaran sehingga harga jual menjadi sangat rendah. Inilah yang menurutnya juga harus menjadi perhatian.

"Kami juga minta agar dibantu intuk memberdayakan kami, setelah hasil panen kami juga tolong dibantu pemasaran. Selama ini yang terja, panen tomat banjir harga anjlok, karena tidak ada pasarnya," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved