Tekan Pengangguran, Pemkot Siapkan Berbagai Program Kompetensi

Beberapa program yang dilakukan berupa peningkatan kualitas kemampuan atau keterampilan melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Tekan Pengangguran, Pemkot Siapkan Berbagai Program Kompetensi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Pjs Wali Kota Pontianak, Mahmudah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Pontianak, Mahmudah mengungkapkan, untuk menekan angka pengangguran Pemkot telah melaksanakan berbagai program peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja dengan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi.

"Beberapa program yang dilakukan berupa peningkatan kualitas kemampuan atau keterampilan melalui pelatihan berbasis kompetensi pada lima belas orang. Dan pelatihan berbasis masyarakat berupa pelatihan Satpam," ujarnya, Rabu (4/4/2018)

Baca: 23 Ribu Orang Menganggur, Pemkot Ragukan Data BPS

Selain itu, program lainnya adalah memfasilitasi berbagai perusahaan untuk membuka lowongan pekerjaan untuk merekrut tenaga kerja mereka.

"Tahun lalu Pemkot Pontianak menggelar Bursa Tenaga Kerja yang diikuti oleh 42 perusahaan berasal dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Jakarta yang menyediakan kurang lebih 5.300 lowongan pekerjaan," ucap Mahmudah.

Baca: Eddy Suratman: Pengangguran Terdidik Lebih Rewel

Selain itu, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak juga melakukan pembinaan kepada calon atau pelaku usaha ekspor sebanyak 115 pelaku usaha.

"Dalam hal ini, Pemerintah Kota Pontianak bekerja sama dengan Pemerintah Pusat melalui program Business Development Centre (BDC) telah berhasil membina 39 UMKM yang dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 117 orang," ungkapnya.

Pemkot juga menurut, Mahmudah bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat melalui program Incubator Business dengan membina sekitar 300 orang dari masyarakat umum dan 400 orang dari mahasiswa dengan kegiatan motivasi, produksi, pelatihan pengemasan, pemasaran, keuangan dan konsultasi bisnis.

Untuk mempercepat pertumbuhan lapangan kerja juga, diberikan kemudahan dalam perizinan. Pemberian izin secara gratis kepada UMKM mencapai 5.500 lembar.

Dengan pemberian izin sebanyak itu, ia memprediksi dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 16.500 orang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, Junaidi mengungkapkan, saat ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Kota Pontianak Tahun 2017 berjumlah kurang lebih 23 ribu jiwa.

Namun menurutnya, angka itu belumlah rill (pasti), apakah pekerja informal masuk juga dalam data atau tidak. Seperti industri rumahan atau UMKM, termasuk bisnis online start up.

Penulis: Syahroni
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved