Perkembangan Pesat Teknologi dan Informasi, Ini Pesan Pj Gubernur Kalbar Bagi Anak Muda

Kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi intemet saat ini, kata Doddy, sudah sangat potensial mempengaruhi pola pikir generasi muda bangsa

Perkembangan Pesat Teknologi dan Informasi, Ini Pesan Pj Gubernur Kalbar Bagi Anak Muda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FILE
Pj Gubernur Kalbar, Doddy Riyadmadji 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Doddy Riyadmadji mengatakan pada era milenium saat ini, perkembangan teknologi komunikasi dan informasi sudah sangat pesat.

Bahkan telah ada yang menyebutkan bahwa kita kini memasuki era revolusi industri ke 4 yang ditandai dengan adanya kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Baca: Tekan Korban Laka, Kasat Lantas Polres Pontianak Beberkan 7 Hal Ini

"Era super komputer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis dan sebagainya. Berbagai hal itu telah mendorong terjadinya perubahan sangat cepat dalam semua aspek kehidupan kita, baik sebagai individu, anggota masyarakat, maupun bagi daerah, bangsa dan negara," ungkapnya, Senin (2/4/2018).

Kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi intemet saat ini, kata Doddy, sudah sangat potensial mempengaruhi pola pikir generasi muda bangsa, termasuk dalam merespon beragam informasi dan paham-paham radikalisme dan terorisme yang dapat menjadi ancaman bagi kehidupan bangsa dan negara.

Baca: Santer Isu Demonstrasi, Terminal BBM Pontianak Ajukan Pengamanan ke TNI AD

Doddy mengingatkan generasi muda memanfaatkan kemudahan akses intemet untuk hal-hal yang positif, produktif dan inovatif guna mendorong peningkatan kompetensi dan pengetahuan demi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara itu.

"Itu sebagai bentuk dari perilaku bela negara. Masih banyak Iagi contoh aktualisasi bela negara dalam kehidupan sehari-hari," terangnya.

Tantangan ke depan adalah bagaimana para generasi muda mampu meningkatkan kualitas pengorbanan kepada bangsa dan negara yang dihadapkan pada bentuk dan sifat ancaman modern saat ini.

"Berani mengatakan tidak dan menolak narkoba itu juga adalah bentuk bela negara," katanya. (Pra).

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved