Breaking News:

BKSDA Kalimantan Barat Gelar Pelatihan Mitigasi Terjadinya Konflik Manusia dengan Orangutan

Alih fungsi kawasan hutan sebagai habitat orangutan, menjadi lahan perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) sebabkan orangutan diburu dan dibunuh

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Suasana Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia, dengan tematik Meminimalkan Konflik Manusia dan Orangutan di Lanskap Hutan Sungai Purun Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah pada (02-04/04/2018). 

Ini juga dapat memberikan pemahaman dan keseragaman metodologi survei kepada instansi pemerintah, pihak swasta, dan lembaga konservasi lingkungan (LSM) sebagai peserta pelatihan, serta untuk memberikan pemahaman penanganan orangutan pasca penyelamatan.

Melalui kegitan ini, diharapkan dapat mengikat komitmen para pihak dalam memitigasi terjadinya konflik antara manusia dengan orangutan.

Para pihak juga dapat secara proaktif melaporkan kasus atau temuan konflik melalui call center dan menyampaikan laporan melalui aplikasi android.

Baca: IARI dan BKSDA Ketapang Selamatkan Dua Orangutan di Simpang Hulu

Direktur Yayasan Titian Lestari, Sulhani, mengatakan bahwa partisipasi para pihak secara proaktif dalam memantau peredaran orangutan seperti perdagangan, pemeliharaan, atau perjumpaan, khususnya dari pihak swasta dan masyarakat sangat diharapkan.

“Kapasitas kelembagaan, baik pemerintah, swasta dan lembaga konservasi lingkungan, tentunya sangat membantu perlindungan spesies orangutan sekaligus upaya mitigasi konflik dengan satwa itu sendiri,” katanya.

Saat ini, BKSDA Kalbar telah melakukan beberapa upaya mitigasi konflik, di antaranya menginisiasi adanya nomor-nomor panggilan yang bisa dihubungi 24 jam (call center) dan memberikan peningkatan kapasitas pelaksana tugas lapangan.

Call Center BKSDA (08115776767) Paramitha Rosandi (Publikasi & Wildlife Rescue Unit)
BKSDA Kalimantan Barat Jalan Ahmad Yani No 121 Pontianak.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved