Benarkan Duet Gerindra-PKS, Suriansyah Beberkan Kemungkinan Pendeklarasian Diri Prabowo

Ia pun menuturkan, sampai hari ini memang belum ada nama Cawapres yang muncul baik dari Gerindra maupun PKS.

Benarkan Duet Gerindra-PKS, Suriansyah Beberkan Kemungkinan Pendeklarasian Diri Prabowo
TRIBUN PONTIANAK / RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPD Gerindra Kalbar, Suriansyah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Gerindra Kalbar, Suriansyah membenarkan adanya duet kembali Gerindra dan PKS di Pilpres 2019 seperti di lima tahun sebelumnya saat Prabowo Subianto head to head bersama Joko Widodo.

"Memang saat ini Gerindra dan PKS sedang mematangkan koalisi, masih ada beberapa hal yang sedang didealkan dan sepakati terutama soal Wapres," ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (02/04/2018) saat dikomfirmasi via telepon.

Baca: DPW PKS Kalbar Buka Suara Terkait Poros Baru Selain Jokowi di Pilpres 2019

Ia pun menuturkan, sampai hari ini memang belum ada nama Cawapres yang muncul baik dari Gerindra maupun PKS.

"PKS mengajukan 9 nama dan kemudian Gerindra untuk Presiden, dan sampai hari ini belum deal siapa nama Cawapres itu," terangnya.

Baca: Gerindra dan PDIP Belum Usulkan Nama PAW di DPRD Pontianak

Menurut Suriansyah, kedua Partai ini juga masih membuka peluang untuk partai lain bergabung dalam koalisi, namun koalisi utamanya tetap Gerindra dan PKS.

"Masih memberi peluang dan kesempatan partai lain untuk berkoalisi, setelah itu baru menentukan Cawapres, untuk Koalisi Gerindra-PKS sudah 90 persen," katanya.

Dengan resmi pensiunnya Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang memungkinkan untuk menjadi Capres dan Prabowo king maker, Suriansyah pun menepis hal itu.

"Sampai hari ini, nampaknya tidak, jadi tetap beliau (Prabowo Subianto, red) maju sebagai Presiden, karena dukungan dari internal dan eksternal sangat mengharapkan beliau bukan sebagai king maker," tegasnya.

Dikatakannya pula, Prabowo belum menyatakan diri secara resmi karena mau memastikan secara resmi jumlah kursi diparlemen, dan jika telah sesuai persyaratan baru akan mendeklerasikan diri.

"Kemungkinan (Deklarasi Diri Prabowo Capres, red) akan kami lakukan saat rakornas pada 11 April 2018. Namun pengumumannya setelah atau saat itu masih menunggu," tukasnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved