Kepala Disperindagkop Sanggau Akan Gelar Rapat Dalam Waktu Dekat

Ibnu Marwan Alkadrie menyampaikan, akan menindaklanjuti terkait dengan 27 produk ikan makeral yang mengandung cacing.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Sarden yang dijual di tokoh kelontong miliki NI di kawasan pasar Sentral Sanggau, kecamatan Kapuas, kabupaten Sanggau, Kamis (29/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kepala Disperindagkop Dan UM kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan Alkadrie menyampaikan, akan menindaklanjuti terkait dengan 27 produk ikan makeral yang mengandung cacing.

“Iya, dalam waktu dekat kami rapat dulu dengan pihak terkait, ” katanya Syarif Ibnu Marwan Alkadrie, Kamis (29/3).

Baca: Usianya Masih Muda, Ini 5 Bintang Porno Meninggal Tak Wajar! Ada yang Misterius

Sebelumnya, Marwan menjelaskan, terkait adanya temuan cacing di kaleng sarden Makeral yang heboh di medsos, ia menegaskan, BPOM yang melakukan penelitan untuk memastikan apakah mengandung bahan-bahan berbahaya (B3).

“Disperindagkop sifatnya pengawasn dan pembinaan. Yang bisa menentukan barang ditarik atau tidak dari peredaran adalah BPOM, ” katanya.

Namun, lanjut Marwan, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap peredaran barang dan jasa. “Di setiap kecamatan kita ada pendamping dari Disperindagkop yang siap turun untuk bantu kita, misalnya kita mau cek di kecamatan A, mereka siap damping kita. Kitakan ada juga seksi perlindungan dan metrologi, ” jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved