Demam Itu Bukan Penyakit, Jangan Salah Penanganan agar Tak Bertambah Parah

Selama infeksinya belum tuntas, pasti masih demam meski sudah minum obat penurun panas.

Demam Itu Bukan Penyakit, Jangan Salah Penanganan agar Tak Bertambah Parah
Net
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketika si buah hati mendadak panas atau demam, tentu saja hati kita ikut cemas. Harus segera ke dokter, nih.

Begitulah yang langsung terbayang di otak kita. Apalagi datang nasihat dari kerabat, “Pokoknya, jika demam, harus segera dibawa ke dokter. Itu tidak bisa ditawar lagi!”

Banyak orang yang berpikir bahwa demam itu penyakit. Padahal demam hanyalah gejala atau sinyal dari tubuh yang menyatakan adanya suatu penyakit.

Pada bayi dan anak penyebab terbanyak dari infeksi, dan sebagian besar akibat infeksi virus. 

Demam merupakan salah satu taktik imun tubuh untuk menyerang balik penyebab infeksi.

Selama infeksinya belum tuntas, pasti masih demam meski sudah minum obat penurun panas. 

Anak disebut demam jika suhu tubuh di atas 38,3 C lebih dari 24 jam.

Antisipasinya minum banyak saja, biasanya akan sembuh setelah 72 jam.

Sumeng-sumeng atau suhu antara 37,5-38 C jangan diberi obat demam, kecuali anak menangis kesakitan dan gelisah.

Kenapa? Sebab virus tumbuh subur di temperatur rendah.

Halaman
123
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved