Video Mesum Sambas

Paksa Sejoli Beradegan Intim Lalu Direkam, Alasannya Diluar Akal Sehat

Pria lajang ini juga mengaku, ia sempat berniat menghapus video yang direkamnya tersebut, namun urung dilakukannya.

Paksa Sejoli Beradegan Intim Lalu Direkam, Alasannya Diluar Akal Sehat
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Mesum di Sambas 

Menurut DE, video persekusi hingga perbuatan asusila tersebut, bisa tersebar di media sosial, lantaran telepon seluler miliknya yang digunakan merekam video tersebut, hilang beberapa bulan setelah kejadian.

Sehingga ia tidak mengetahui, siapa pelaku yang menyebarkan video tersebut ke media sosial.

"Handphone saya itu hilang, sekitar dua bulan setelah kejadian. Tidak saya jual, memang hilang. Saya perkirakan hilangnya di Desa Malek," jelasnya.

Baca: Mengerikan, Tanah di Bawah Rumah Amblas Lima Meter, Seorang Pembantu Terperosok Masuk Lubang

Pria lajang ini juga mengaku, ia sempat berniat menghapus video yang direkamnya tersebut, namun urung dilakukannya.

Hingga telepon selulernya hilang, sehingga ia sudah tak bisa lagi menghapus file video asusila tersebut.

"Waktu itu sudah berusaha untuk dihapus, tapi lupa. Jadi ada niat mau menghapusnya, tapi lupa sampai hilang Hp-nya. Video itu pun ndak pernah saya tontonkan ke teman-teman saya," terangnya.

Anak keempat dari lima bersaudara ini mengaku, ia sangat menyesali kejadian ini.

Sedikit pun ia tak menduga, akibat peristiwa tersebut, ia kini harus menjalani proses hukum.

Baca: Ratusan Driver Go Car dan Go Ride Pontianak Meradang Gara-gara Kebijakan PT Gojek Indonesia

Halaman
123
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved