Sikapi Amar Putusan Majelis Hakim, Hamka Siregar: Saya Akan Pikir-pikir Dulu

Hamka Siregar terlihat berbisik dengan penasehat hukumnya yakni Maskun Sofyan.

Sikapi Amar Putusan Majelis Hakim, Hamka Siregar: Saya Akan Pikir-pikir Dulu
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Terdakwa perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan meubelair rusunawa STAIN Pontianak Tahun Anggaran 2012, Hamka Siregar terlihat tegar usai sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Jalan Urai Bawadi, Kota Pontianak, Senin (26/3/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sebelum sidang putusan ditutup, Majelis Hakim meminta keterangan kepada terdakwa Hamka Siregar terkait amar putusan yang dibacakan oleh Majelis Hakim dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan meubelair rusunawa STAIN Pontianak Tahun Anggaran 2012.

Mendengar hal itu, Hamka langsung beranjak dari kursi pesakitan dan bergegas menuju ke meja penasehat hukumnya untuk berdiskusi.

Hamka Siregar terlihat berbisik dengan penasehat hukumnya yakni Maskun Sofyan.

Tak sampai 10 detik, Hamka kembali lagi ke kursi pesakitan dan memberikan hak jawabnya sementara untuk menanggapi putusan hakim.

Baca: Penasehat Hukum Hamka Maksimalkan Waktu dari Majelis Hakim, Pertimbangkan Putusan!

“Saya akan pikir-pikir dulu,” ungkapnya kepada majelis hakim saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Jalan Urai Bawadi, Kota Pontianak, Senin (26/3/2018) siang.

Usai sidang ditutup, Hamka Siregar langsung bergegas menyalami Majelis Hakim, JPU dan Penasehat Hukumnya. Tidak ada guratan atau ekspresi kesedihan di wajahnya.

Pasca sidang, Hamka Siregar terlihat tegar dan sempat melayangkan senyum kepada keluarga, kerabat dan rekan sejawat yang setia menunggu proses sidang. Ia langsung menghampiri dan berjabat tangan dengan semuanya.

Tidak ada kesedihan kendati ada kerabatnya yang menangis dan meminta agar Hamka Siregar tetap bersabar.

Saat berjabat tangan dengan kerabatnya, Hamka sempat berujar bahwa dirinya tidak bersalah dalam kasus ini.

“Ini ujian. Saya harus bersabar. Yang jelas, saya tidak bersalah dalam perkara ini,” singkatnya di hadapan kerabatnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved