TKSK Pontianak Akui Kualitas Beras Sejahtera (Rastra) Buruk

Gubrani Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pontianak Kota mengimbau bilamana masyakarat menerima beras kualitas buruk harap dikembalikan.

TKSK Pontianak Akui Kualitas Beras Sejahtera (Rastra) Buruk
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Koordinator Pendamping penyaluran Rasta Kemensos untuk Kota Pontianak, Gibrani meninjau Rastra yang disalurkan oleh Bulog untuk masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Koordinator Pengawasan Beras Sejahtera (Rasta) Kota Pontianak, Gubrani menyatakan yang bertugas mengawal penyaluran bantuan ini pada masyarakat. Ia mengakui mendapatkan banyak laporan terkait hal ini.

Selain permasalahan beras yang tak sesuai standar medium yang telah ditentukan pihak juga mendapatkan laporan dari masyarakat jika beras yang disalurkan oleh Bulog tersebut tak sesuai dengan berat netto, yaitu 10 Kg.

Baca: Warga Siantan Hulu Protes Terima Rastra Berkualitas Buruk

Gubrani yang juga merupakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pontianak Kota ini menambahkan, kalau pihaknya selalu melakukan monitoring pada setiap kelurahan yang ada.

"Setelah kita monitoring ada 29 kelurahan di enam kecamatan menerima Rasta kurang 10 Kg, hanya 8-9 Kg saja tiap karungnya. Kualitas beras yang mestinya medium atau baik, ternyata di beberapa kelurahan di Kota Pontianak terdapat yang kualitas buruk, contoh di Utara dan Timur," tuturnya, Jumat (23/03/2018).

Gubrani mengaku memang tak hanya masyarakat yang melapor pada pihaknya sebagai TKSK namun pihak kelurahan juga melakukan komplain.

Baca: Lurah Siantan Minta Bulog Hentikan Penyaluran Rastra, Kuning, Bau, dan Berkutu

"Ada warga dan lurah, sudah melaporkan kepada kami selaku pendamping. Setelah kita lapor ke Bulog, jawabannya seperti tidak ada beban dalam distribusi sebagai penanggung jawab utama dalam pendistribusian, dalam hal ini turun sampai ke lapangan melihat kondisi beras juga memastikan timbangan itu tidak berkurang," tambahnya.

Gubrani tegaskan tak sedikit warga yang telah komplain pada pendamping, terkait kekurangan timbangan tersebut. Para pendamping yang ada enam orang di Kota Pontianak karena setiap kecamatan ada satu inipun telah berulang kali menyampaikan pada Bulog terkait keluhan warga.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved