Pilgub Kalbar

Karolin Ajak Masyarakat Jaga Keamanan di Pilgub Kalbar

Untuk itu, saya sangat yakin, masyarakat Kalbar tidak ingin hal itu terjadi lagi, karena hal itu juga menyebabkan terhambatnya pembangunan

ISTIMEWA
Calon Gubernur Kalbar dr. Karolin Margret Natasa saat melakukan kampanye dialogis di Sekadau 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon Gubernur Kalbar nomor urut 2, dr Karolin Margret Natasa mengajak seluruh masyarakat Kalbar untuk peduli terhadap pelaksanaan pilkada dan dapat menjalaninya dengan penuh rasa kekeluargaan.
    
"Saat ini, isu rawan konflik untuk Pilkada Kalbar memang menjadi atensi khusus dari pemerintah pusat, khususnya pihak kepolisian. Namun, isu itu tentunya bisa kita tepis jika masyarakat Kalbar bisa menjalani Pilkada ini dengan rasa penuh kekeluargaan dan memang selama ini masyarakat Kalbar adalah satu keluarga yang dibingkai dengan Bhineka Tunggal Ika dalam NKRI," kata Karolin di Sekadau, Jumat (23/03/2018) sesuai dengan rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id

Dikatakannya, Kalbar selama ini sudah mengalami 17 kali kerusuhan, baik antar etnis maupun agama dimana kerusuhan tersebut sudah dirasakan sendiri dampak negatifnya oleh masyarakat Kalbar. Banyak masyarakat yang tidak hanya kehilangan harta dan benda, bahkan keluarga dan saudara.
    
"Untuk itu, saya sangat yakin, masyarakat Kalbar tidak ingin hal itu terjadi lagi, karena hal itu juga menyebabkan terhambatnya pembangunan. Makanya selama masa pemerintahan pak Cornelis-Christiandy, masyarakat Kalbar bisa hidup dengan harmonis dan rukun dan ini tetap terjadi pada pelaksanaan pilkada Kalbar ini," tuturnya.

(Baca: Gempar! Warga Desa Beginjan Temukan Mayat Wanita Paruh Baya )

 Mantan anggota DPR itu yakin, jika terjalin komunikasi dan silahturahmi yang baik dengan semua pihak, maka rasa aman dan kenyamanan di Kalbar bisa terus tercipta.
    
"Makanya, setiap melaksanakan kampanye, saya selalu berpesan kepada masyarakat, khususnya pada tim dan simpatisan Karolin-Gidot agar kita menjalani pilkada ini dengan suasana penuh kekeluargaan, tidak memprofokasi apa lagi menebarkan fitnah dan ujaran kebencian. Karena apapun suku dan agama kita, kita merupakan satu keluarga Kalbar," katanya.
    
Pada kesempatan itu, Karolin juga mengatakan bahwa untuk melaksanakan Pilkada ini pemprov Kalbar harus mengeluarkan dana miliaran rupiah. Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat, jangan sampai dana yang dikeluarkan begitu besar, justru terbuang sia-sia.
    
"Makanya, gunakan hal pilih bapak-ibu dan saudara/i semua pada pilkada di Kalbar ini karena suara bapak ibu sangat menentukan nasib pembangunan Kalbar ke depan. Silahkan pilih calon yang menurut kita mampu dan sanggup memimpin Kalbar, karena saya dan pak Gidot yakin mampu untuk memimpin Kalbar menjadi lebih baik," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved