Teror Tehadap Amien Rais: Dari Batu, Kain Putih, hingga Peluru Tajam

Bersamaan dengan kasus penembakan mobil di rumahnya, ternyata teror juga terjadi di rumah Amien Rais di wilayah Gandaria, Jakarta Selatan.

Editor: Agus Pujianto
Tribunnews.com
Polisi memeriksa mobil Amien Rais yang ditembak orang tak dikenal 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Putra Amien Rais sekaligus Waketum PAN, Hanafi Rais, dan Putri Amien Rais, Hanum Rais, mengungkit teror yang pernah dialami sang ayah di awal pemerintahan Presiden Jokowi (Jokowi).

"Diteror fisik di rumah di Yogyakarta itu awal-awal pemerintah Jokowi. Itu saya ingat betul. Sekarang diancam melalui verbal semacam itu," ungkap Hanafi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Baca: Sultan Sambas Kecam Postingan Pernyataan Sepihak Dukungan Istana Pada Paslon Gubernur Ini

Baca: Beredar Foto Kontainer Jatuh Dijalan Sekitar Bundaran Alianyang

Baca: Kaki Korban Nyaris Putus, Ini Penjelasan Kapolsek Ambawang

Ancaman verbal yang dimaksud Hanafi adalah ucapan yang dilontarkan Menko Ruhut Panjaitan, usai Amien Rais mengkritik Presiden Jokowi dalam hal pembagian sertifikat tanah.

Ternyata, setidaknya Amien Rais pernah dua kali menerima teror.

1. Mobil Ditembak

Polisi memeriksa mobil Amien Rais yang ditembak orang tak dikenal
Polisi memeriksa mobil Amien Rais yang ditembak orang tak dikenal (Tribunnews.com)

Mobil Mobil Toyota Harrier bernomor polisi AB 264 AR milik Amien ditembak orang tidak dikenal di kediamannya di Jl Pandean Sari, Yogyakarta, Kamis, 6 November 2014, pukul 02.30 WIB.

Penembakan itu baru disadari pukul 05.00 WIB.

Saat itu, sopir Amien Rais hendak memanaskan kendaraan.

Sopir menemukan ada lubang di kaca dan ada proyektil peluru di dalam mobil.

Baca: Begini Video Suasana Pasca Kecelakaan Lalulintas di Sungai Ambawang

Baca: Viral! King Kobra Raksasa Asal Kalimantan, Ini Foto-fotonya

Baca: Terungkap! Orangtua Kandung Tega Jual Bayi Usia 4 Bulan, Begini Kronologinya

Saat penembakan terjadi, Amien Rais sedang tidur.

"Kalau soal teror-teror seperti ini, ini yang ketiga," ujar Amien kala itu.

Satpam sebelumnya tidak menaruh curiga dengan suara letusan dini hari itu.

Ia memang melihat ada motor matik bolak-balik di depan rumah Amien Rais.

2. Dilempar Batu

Teror pertama yang dialami Amien Rais adalah ketika era reformasi 1997/1998 silam.

Saat itu, Amien yang dikenal sebagai tokoh reformasi mendapati kaca rumahnya di lantai dasar dilempar batu oleh orang tak dikenal.

Ternyata ini adalah kali kedua rumahnya dilempari batu.

Baca: Parah! Ternyata Begini Pengakuan Ibu Kandung Yang Tega Jual Bayinya Rp 1,7 Juta

Baca: Eks Persipon Era 90 an Ini Beberkan Sosok Pemain Dalam Foto Lawas Persipon Era 1984

Baca: Gubuk yang Jadi Saksi Bisu Aktivitas Anak Punk di Singkawang Dirobohkan! Apa Saja Isinya?

Jika kasus pelemparan batu yang kedua mengenai kaca jendela dilantai dasar, maka yang pertama memecahkan kaca di lantai atas.

"Yang kedua, dihantam batu juga. Tapi itu yang di lantai dua," kata Amien saat itu.

3. Telur dan Kain Putih

Bersamaan dengan kasus penembakan mobil di rumahnya, ternyata teror juga terjadi di rumah Amien Rais di wilayah Gandaria, Jakarta Selatan.

Rumahnya mendapat teror mistis. Ditemukan sesajen di antara tanaman hias di depan rumah.

Baca: Suasana Kepanikan Saat Kebakaran Ludeskan 4 Ruma Warga di Gang Blitar

Baca: Pekerja Mulai Bangun Pondasi Duplikasi Jembatan Landak di Jalan Sultan Hamid II

Baca: Polisi Ciduk Seorang Perempuan di Tanjung Hulu, Diduga Penjahat

"Selain penembakan, rumah Amien Rais di Gandaria diberi sesajen di dekat semak-semak belukar tanaman hias," tulis putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais dalam akun Facebook pribadinya saat itu.

Dia menceritakan, sesajen berisi tumpengan telur dan mori atau kain putih yang ditenun.

"Doakan kami. Selamatkan Demokrasi Pancasila. Doakan kami. Doakan bangsa Indonesia," lanjutnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved