Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Tepung Kanji

Harga Tepung Kanji yang dalam beberapa bulan terkahir mengalami kenaikan sangatlah mempengaruhi perekonomian bagi pedagang kecil.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Ilyas pedagang Sembako di Pasar Tradisional Sebukit Rama saat menunjukan Tepung Kanji di tokonya.. Kamis (22/03/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Harga Tepung Kanji yang dalam beberapa bulan terkahir mengalami kenaikan sangatlah mempengaruhi perekonomian bagi pedagang kecil.

Pedagang Bakso, Pentol Kuah, Somai, dan beberapa jajanan lain sangat bergantung pada Tepung Kanji.

Namun kenaikan harga yang terus terjadi, membuat para pedagang ini harus lebih memutar otak untuk membagi laba mereka.

Ilyas pedagang sembako di Pasar Tradisional Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah yang telah berjualan Sembako bertahun - tahun sangat heran dengan kenaikan harga tepung Kanji di pasaran.

"Kami sebagai pedagang bingung, ada apa dengan kenaikan harga, ini kan Lucu, inikan bahan bakunya tidak langka, kan dari singkong bahannya, Jangan sampai kayak kasus Garam kemaren, air laut melimpah kok garam langka,"ungkapnya saat di Temui Tribun. Kamis (22/03/2018) siang.

Baca: Harga Tepung Kanji Meroket, Pedagang Pentol Kuah Terancam Gulung Tikar

Ilyas mengatakan bahwa selama 20 tahun dirinya berjualan Sembako, keberadaan tepung Kanji tidak pernah langka dan harganya pun setabil.

"Saya 20 tahun Jualan, tapi baru ini harganya naik sampai segini, barang ini bah setabil ndak pernah langka, jadi saya pun ndak pernah setok, karena ndak pernah langka, kalau langka wajarlah naik"ungkapnya.

Iapun berharap bahwa pihak terkait dapat memperhatikan dan mengatasi masalah kenaiakan harga tepung kanji ini dengan segera.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved