Pilgub Kalbar

Ria Norsan Siapkan Solusi Kongrit Cegah Abrasi Pesisir Pantai

Ria Norsan menerima keluhan terkait abrasi atau kerusakan pantai karena dampak dari gelombang air laut...

Ria Norsan Siapkan Solusi Kongrit Cegah Abrasi Pesisir Pantai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 3, Ria Norsan, Saat Sedang Mensosialisasikan Program Unggulannya Di Hadapan Masyarakat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Calon Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut tiga, Ria Norsan menerima  keluhan terkait abrasi atau kerusakan pantai karena dampak dari gelombang air laut yang tetap menjadi kekhawatiran masyarakat terutama masyarakat di daerah pesisir pantai.

“Sampai saat ini kondisi pesisir pantai kita makin terancam karena abrasi. Hal ini karena belum adanya keseriusan penanganan dari pemerintah terutama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Untuk itu kepada pasangan Midji-Norsan, kami sangat menaruh harapan jika jadi pimpinan daerah Kalimantan Barat, tolong ya masalah abrasi pantai lebih diperhatikan secara serius," ucap Didi Permadi, warga Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, saat berbincang dengan Calon Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Rabu (21/3/2018).

Baca: Warga Ketapang Deklarasi Tolak Golput dan Siap Pilih Midji-Norsan

Didi mengatakan pemerintah provinsi seharusnya memperhatikan lahan kawasan pantai yang kian rusak diterjang gelombang air laut. Kalau tidak ada penangganan serius, Didi khawatir abrasi akan jadi ancaman serius masyarakat pesisir pantai.

Menanggapi keluhan itu, Ria Norsan berkomitmen membuat kebijakan serius menanggulangi masalah abrasi di sejumlah daerah di Kalbar.

Menurut Ria Norsan dari catatan yang ada di  Kalimantan Barat tercatat 56,51 persen pantai dalam kondisi kritis yang belum mendapat penanganan hingga kini dan secara keseluruhan, ada 65.699 meter pantai kritis di Kalbar.

"Di Kalbar mempunyai garis pantai sekitar 360 kilometer yang memanjang dari Kabupaten Sambas di Utara sampai Kabupaten Ketapang di Selatan. Nanti beberapa langkah kebijakan penanggulangan abrasi yang akan kami lakukan yakni dengan cara membuat pemecah gelombang.

Baca: Datangi Masyarakat Pelosok di Ketapang, Sutarmidji- Ria Norsan Janjikan Berikan Perubahan

Cara ini lanjut Ria Norsan sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Memecah gelombang tidak lain agar kekuatan gelombang yang tiba pada garis pantai tidak terlalu besar sehingga tidak berpotensi mengikis padatan pesisir pantai.

Cara kedua kata Ria Norsan dengan cara yang paling manjur yaitu dengan menanam mangrove. Langkah penanggulangan berbasis konservasi ini idealnya disandingkan dengan opsi pemecah gelombang.

"Manfaat hutan bakau dalam melindungi garis pantai sebenarnya sudah banyak diketahui pihak terkait. Namun kesadaran untuk membuat ini masih minim. Mangrove memiliki banyak manfaatnya," terang Norsan.

Baca: Bangun Pontianak Berkeadilan, Satarudin: Setelah Sutarmidji Terbit Satarudin untuk Pontianak

Terkait masalah anggaran minim yang jadi persoalan pemerintah daerah atau pemerintah provinsi. Ria Norsan berjanji akan berupaya, salah satunya dengan rajin berkordinasi dengan pemerintah pusat.

"Banyak cara untuk menanggulangi masalah abrasi dan minimnya anggaran penanggulangan abrasi. Dan kami siap mengatasinya jika kami terpilih di Pilgub Kalbar," tandasnya.

Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved