Pendongeng, Paket Lengkap Dalam Seni

"Pendongeng harus dapat memahami alur dalam bercerita, bercerita atau Mendongeng itu adalah unsur bagaimana sang anak bisa mencuri perhatian,"ujarnya

Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Sucipto atau yang lebih dikenal dengan Cecep, Sastrawan dan Budayawan dari Taman Budaya Provinsi Kalbar, sekaligus Ketua Dewan Juri dalam perlombaan Bercerita tingkat SD, se Kabupaten Mempawah saat menunjukan kebolehannya dalam berdongeng, Rabu (21/03/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Sucipto atau yang lebih dikenal dengan Cecep, Sastrawan dan Budayawan dari Taman Budaya Provinsi Kalbar, sekaligus Ketua Dewan Juri dalam perlombaan Bercerita tingkat SD, se Kabupaten Mempawah. Rabu (21/03/2018)

Cecep mengatakan bahwa dalam mendongeng didasarkan atas naluri.

Baca: Budayawan Kalbar Harap Pemda Adakan Pelatihan Khusus Pendongeng

"Pendongeng harus dapat memahami alur dalam bercerita, bercerita atau Mendongeng itu adalah unsur bagaimana sang anak bisa mencuri perhatian orang saat mendongeng, Serta dapat menguasai tokoh yang ada dalam cerita, mampu mengolah rasa, intonasi, penekanan vokal tokoh yang di mainkan, membangun suasana ketika dia bercerita,"ungkapnya.

Baca: Tak Disangka, Hisyam yang Pendiam berhasil Menjadi Pemenang Lomba Bercerita!

Dirinya pun mengungkapkan bahwa Pendongeng adalah paket lengkap dalam sebuah seni.

"Harus bisa akting, nyanyi, olah vokal, tidak hanya sebatas mampu membawa kan cerita, yakni unsur meyakinkan, Kalau cerita komedi, bagaimana coba membuat orang tertawa, dan kalau membawakan cerita horor, bagaimana caranya membuat orang takut,"paparnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved