Produk Domestik Kayong Didominasi Sektor Pertanian, Alami Penurunan!

Secara Umum, pembentukan PDRB Kayong Utara tahun 2016, masih didominasi oleh sektor pertanian. Walaupun kecenderungannya mengalami penurunan

Produk Domestik Kayong Didominasi Sektor Pertanian, Alami Penurunan!
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Bupati Hildi Hamid bersama Drs. Ahi, MT. yang mewakili Pj. Gubernur Kalimantan Barat, dan pejabat lainnya berfoto bersama usai membuka kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Kayong Utara tahun 2019 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid buka Musrenbang RKPD Kabupaten Kayong Utara tahun 2019 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Tanah Merah, Sukadana, Selasa (20/3/2018).

Tampak hadir mendampingi Bupati di podium, Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus serta Kepala Bappeda Provinsi Kalbar, Drs Ahi, MT yang mewakili Pj Gubernur Kalimantan Barat.

Disampaikan Bupati Hildi Hamid, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kayong Utara jika dilihat berdasarkan sektor, maka pembentukan PDRB Kayong Utara terbesar berasal dari Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, yakni 31,43 persen.

Baca: Sambut Kunker OASE, Danlanud Supadio Bertekad Cegah Penyalah Gunaan Narkoba di Wilayah Kalbar

Ditambahkannya, sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 13,17 persen. Sektor Konstruksi sebesar 10,03 persen.

Dan sektor industri pengolahan sebesar 9,93 persen, serta sektor-sektor lainnya, kontribusinya dibawah 8 persen.

"Secara Umum, pembentukan PDRB Kayong Utara tahun 2016, masih didominasi oleh sektor pertanian. Walaupun kecenderungannya mengalami penurunan. Meskipun secara kuantitatif meningkat, yakni komoditi Padi,"sebut Hildi Hamid.

Dilanjutkannya, Pendapatan Per Kapita penduduk Kabupaten Kayong Utara tahun 2016 sebesar 29,39 juta rupiah, relatif lebih rendah jika dibandingkan pendapatan per kapita Provinsi Kalimantan Barat, 33,22 juta rupiah, maupun Nasional sebesar 48 juta rupiah.

Baca: Bhabinkamtibmas Polsek Tayan Hilir Bagikan Tabloid Polres Sanggau

Namun, disebutkan Hildi, jika dibandingkan dengan pendapatan per kapita Kabupaten atau kota yang ada di provinsi Kalimantan Barat, maka pendapatan per kapita Kayong Utara berada pada posisi menengah, tepatnya berada pada urutan ke- 7 dari 14 Kabupaten atau Kota se- Kalimantan Barat.

"Sementara itu, upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Kayong Utara masih memerlukan kerja keras kita semua, dimana pada tahun 2017 tercatat Tingkat Kemiskinan Kayong Utara sebesar 9,89 persen. Adapun jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan Provinsi Kalimantan Barat yang 8.00 persen, posisi Kayong Utara relatif lebih tinggi. Namun terhadap Nasional yang sebesar 10,12 persen, posisi tingkat kemiskinan Kabupaten Kayong Utara, relatif lebih rendah,"papar Hildi lagi.

Dirinya juga mengutarakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kayong Utara mengalami peningkatan, dari 60,09 pada tahun 2015, telah meningkat menjadi 60,87 pada tahun 2016.

"Dimana jika dilihat berdasarkan peringkat, IPM Kabupaten Kayong Utara merupakan yang terendah di Kalimantan Barat," tutup Hildi pada penjelasannya. (Humas Setda KKU)

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved