Empat Kelurahan di Kota Singkawang Dapat Program Kawasan Rumah Pangan Lestari 

Saya mengharapkan KWT bekerjasama dengan penyuluh pertanian dalam pemanfatan lahan perkarangan,

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Walikota Singkwang Thjai Chu Mie menyerahkan program bantuan KRPL dari Kementrian Pertanian kepada Empat Kelurahan penerima manfaat,  Selasa (20/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Empat kelurahan di Kota Singkawang mendapatkan bantuan dari Kementrian Pertanian mendapatkan bantuan berupa optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). 

Empat kelurahan tersebut di antaranya kelurahan Semelagi Kecil, Kelurahan Tengah,  Kelurahan Roban, dan Kelurahan Sungai Bulan. 

Wali Kota Singkawang Thai Chu Mie meminta kepada kelompok wanita tani (KWT) dasawisma yang mendapatkan program KRPL untuk mengoptimalkan dengan maksimal,  sehingga dapat menghasilkan tanaman yang mengandung karbohidrat, vitamin, dan protein. 

"Silahkan maksimalkan dan manfaatkan lahan pekarangan untuk tanaman produktif," ujarnya saat menghadiri kegiatan Pemanfaatan Lahan Perkarangan dan penyerahan bantuan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketua Tim Penggerak PKK se Kota Singkawang di di perumahan Agung Lestari Selasa (20/3/2018). 

Chu Mie mengatakan Kementerian Pertanian bersama tim penggerak PKK meluncurkan gerakan tersebut untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan perkarangan untuk ketahanan pangan keluarga Indonesia agar tercapai hasil maksimal. 

(Baca: 15 Tokoh Digadang-gadang Masuk Nominasi Cawapres Prabowo, Inilah Mereka )

"Saya mengharapkan KWT bekerjasama dengan penyuluh pertanian dalam pemanfatan lahan perkarangan, sehingga masyarakat mampu memproduksi bahan pangan sendiri," ujarnya. 

Menurutnya hal tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk meredam gejolak harga di pasaran khususnya harga cabe dan kebutuhan pangan lainya. 

"Jika ini terealisasi dengan baik serta kerjasama semua pihak,  maka program ini dapat mendukung perekonomian keluarga," ujarnya. 

Dirinya melihat lahan perkarangan memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga,  hanya saja pemanfaatanya belum dilakukan secara optimal. 

"Kita harua bekerjasama, kerja keras mewujudkannya menuju ketahanan pangan berbasis keluarga yang hebat," ujarnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved