Jaga Keutuhan NKRI, Ketua PHDI Kalbar Ajak Umat Renuni Makna Nyepi

Karena tahun Saka bukan kelahiran Hindu, tetapi tonggak peringatan terhadap Raja Kanishka di India.

Jaga Keutuhan NKRI, Ketua PHDI Kalbar Ajak Umat Renuni Makna Nyepi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID /BELLA ISKHRA
Ketua PHDI Kalbar Ida Sri Resi Dukuh Putra Bandem Kepakisan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dengan mengangkat tema sentral Soliditas Umat Hindu untuk menjaga keutuhan NKRI, Ketua PHDI Kalbar Ida Sri Resi Dukuh Putra Bandem Kepakisan mengajak umat Hindu untuk melihat kembali makna Nyepi yang sesungguhnya.

"Kita harus melihat makna Nyepi, harus berkontrobusi kepada masyarakat Kalbar untuk menciptakan keharmonisan, keamanan dan ketertiban sehingga terwujud stabilitas, " katanya kepada Tribun usai acara perarakan Ogoh-ogoh di Pura Giripati Mulawarmanpada Jumat (15/03).

Dimana menurut beliau sendiri Nyepi, adalah tonggak sejarah menuju keharmonisan peradaban manusia yang memiliki dasar damai.

(Baca: UMP Pontianak Jadikan Kesehatan Reproduksi Remaja Menjadi Mata Kuliah Dasar )

"Karena tahun Saka bukan kelahiran Hindu, tetapi tonggak peringatan terhadap Raja Kanishka di India. Beliau adalah tokoh yang mampu menghimpun perbedaan di wilayahnya" katanya.

Meskipun beliau mengakui di tahun politik ini akan cukup sulit untuk menjaga keutuha, tetapi itu tetap jadi harga mati.

"Politik silahkan, aspirasi silahkan, tapi jangan bawa ke hal-hal lain, NKRI harga mati pancasila ideologi, Bhineka kondisi kita, UUD 1945 konstitusi kita, empat hal itu tidak bisa diganggu gugat lagi," tegasnya. 

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved