Kode Etik Jurnalistik Tangkal Hoaks

Namun ia mengatakan di dunia jurnalistik ada panduannya yaitu kode etik jurnalistik untuk menangkal hoax tersebut.

Kode Etik Jurnalistik Tangkal Hoaks
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Polresta Pontianak deklarasikan masyarakat anti hoaks, Kamis (15/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpontianak , Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua PWI Kalbar, Gusti Yusri pada acara coffe morning deklarasi masyarakat anti Hoaks menilai wartawan sangat rentan dari tuduhan menyebarkan hoaks.

Hal ini menurutnya tidak terlepas dari pemahaman masyarakat yang menilai setiap informasi yang beredar dari masyarakat bersinggungan dengan wartawan.

Baca: AJI Sebut Tangkal Hoaks Hari Jadi Visi Misi Bersama

"Tentu sebagai organisasi yang mewadahi wartawan, dimana wartawan sehari-hari nya tulis menulis, rentan bersinggungan dengan berita hoaks. Masalahnya Ada pemahaman sebagain masyarakat, setiap ada informasi bersinggungan dengan wartawan," katanya.

Baca: Polresta Pontianak Deklarasikan Masyarakat Anti Hoaks

Namun ia mengatakan di dunia jurnalistik ada panduannya yaitu kode etik jurnalistik untuk menangkal hoax tersebut.

Sehingga ia merasa penting untuk bersama menangkal hoax yang beredar di masyarakat.

"Jadi ada keinginan bersama untuk menentang hoaks ini karena tidak ingin berita tercemar oleh informasi hoaks," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved