Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang Beberkan Nominal Kerugian Rumah Sakit Akibat Kebakaran
Kerugian pasca kebakaran yang menimpa Instalasi Radiologi Rumah Sakit adalah sebesar Rp 1 miliar lebih.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, Carlos Dja'afara mengatakan, kerugian pasca kebakaran yang menimpa Instalasi Radiologi Rumah Sakit adalah sebesar Rp 1 miliar lebih.
"Kerugian UPS diperkirakan mencapai Rp 1 miliaran kemudian gedungnya sekitar Rp 200 juta," katanya, Kamis (15/3/2018).
Pada peristiwa kebakakaran yang terjadi, alat kesehatan (alkes) seperti CT-Scan, X-Ray, Dental Panoramic, Ultra Sonografi (USG), Electro Encephalografi (EEG) dan Electro Myografi (EMG) yang berada di ruang tersebut tidak terbakar. Alat yang terbakar itu adalah UPS.
Baca: Thjai Chui Mie Bentuk Singkawang Ramadan Fair
Agar pelayanan tidak terhenti, maka akan ditanggulangi melalui anggaran Badan Layanan Umum (BLU).
Karena targetnya, dua atau tiga bulan UPS ini sudah bisa difungsikan.
Sedangkan gedungnya, dikarenakan melekat pada anggaran APBD, maka akan direhab oleh Pemkot Singkawang.
Meski alat kesehatan (alkes) RSUD Abdul Aziz Singkawang tidak terbakar namun saat ini masih belum bisa dioperasikan.
"Hal itu dilakukan guna mengecek apakah ada kerusakan pada alat-alat kesehatan tersebut. Sehingga kita harus mendatangkan teknisinya untuk melakukan pemeriksaan alat," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/direktur-rsud-abdul-aziz-singkawang-carlos-djaafara_20180315_122158.jpg)